Wabah Salmonella dari Roti di Tiongkok Menyebabkan Ratusan Orang Sakit—Kebanyakan Anak-anak, Pemerintah Luncurkan Sensor

tIndonesia. Lebih dari 130 orang, sebagian besar anak-anak, dirawat di rumah sakit di Provinsi Guizhou, Tiongkok barat daya, setelah memakan sandwich dari jaringan toko roti lokal. Pejabat mengonfirmasi kasus ini sebagai wabah keracunan massal akibat salmonella.

Orang tua dan warga menuding pihak berwenang Tiongkok berupaya menutupi kasus tersebut, karena banyak video daring terkait kejadian ini yang dihapus.

Wabah Terkait Toko Roti Populer

Wabah bermula di Kabupaten Xishui setelah warga membeli sandwich dari Milk Baking, merek toko kue terkenal yang memiliki banyak cabang di wilayah itu. Media resmi Tiongkok People’s Daily mengutip pernyataan Komisi Keamanan Pangan dan Obat-obatan Zunyi pada 21 September 2025, yang menyebut tiga batch sandwich dari toko tersebut dijual antara 15–17 September di delapan gerai. Diperkirakan 187 orang mengonsumsi produk tersebut.

Hingga 21 September, 136 orang telah dirawat di rumah sakit, termasuk 89 anak usia sekolah dan 10 anak prasekolah. Menurut People’s Daily, pasien mengalami demam, sakit perut, muntah, dan diare parah. Pejabat kesehatan kemudian mengonfirmasi bahwa penyakit itu disebabkan oleh sandwich yang terkontaminasi salmonella.

Partai Komunis Tiongkok dikenal melakukan sensor ketat informasi serta kerap menutupi jumlah korban dalam bencana maupun insiden kesehatan masyarakat. Karena itu, jumlah orang yang terdampak kemungkinan lebih tinggi. The Epoch Times tidak dapat memverifikasi angka resmi secara independen.

Anak-anak Paling Parah Terdampak

Orang tua menggambarkan gejala mengerikan yang muncul hanya beberapa jam setelah anak mereka memakan sandwich tersebut.

Pada 21 September, seorang ayah yang meminta namanya tidak dipublikasikan mengatakan kepada wartawan The Epoch Times edisi berbahasa Mandarin:  “Putri saya sekarang di tahun terakhir TK. Ibunya membelikannya sandwich dari Milk Baking. Setelah memakannya, dia mulai muntah dan diare, dan sampai sekarang belum sembuh.”

Seorang warga lainnya menuturkan bahwa anak temannya yang duduk di bangku SMP mengalami demam tinggi hingga 41 derajat Celsius setelah makan sandwich dari Milk Baking. Anak teman lainnya juga jatuh sakit dengan muntah dan diare keesokan harinya, setelah makan sandwich dari toko yang sama pada 16 September malam.

“Sekarang rumah sakit kabupaten penuh anak-anak,” ujarnya. “Sebagian bahkan dipindahkan ke rumah sakit di Chongqing dan Zunyi. Semua orang sangat marah.”

Warga itu meyakini masalah berasal dari batch sandwich yang diproduksi pada 13 September, lalu dijual pada 14 dan 15 September. Ia juga menuding pihak berwenang lokal berusaha menutupi insiden tersebut.

 “Video yang diunggah warga Xishui diblokir. Hanya sebagian orang tua di Chongqing dan Zunyi yang masih bisa memposting video,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Milk Baking adalah toko roti besar di wilayah tersebut, memiliki 7–8 cabang di kabupaten itu, serta mengoperasikan pabrik pengolahan sendiri.

Seorang warga lain juga mengatakan kepada The Epoch Times bahwa banyak orang yang memakan sandwich dari Milk Baking harus dirawat di rumah sakit. Dalam satu keluarga, dua anak mereka dirawat, sementara video yang diunggah orang tuanya tentang kasus ini dihapus dari internet.

Ia menambahkan bahwa semua cabang Milk Baking di Kabupaten Xishui kini telah ditutup. Ia menduga sumber masalah berasal dari bahan mentah yang terkontaminasi. Warga itu mengatakan dirinya sangat khawatir karena anaknya yang tinggal di asrama sekolah sering memakan sandwich dari toko tersebut.

 “Saya hanya berharap kasus ini benar-benar ditangani serius,” ujarnya.

Beberapa keluarga lain juga melaporkan kasus parah serupa.

 Warga mengatakan insiden ini mengguncang kepercayaan publik terhadap keamanan pangan lokal, dan menyerukan pengawasan serta transparansi yang lebih besar.

Laporan oleh Fang Xiao dan Gu Xiaohua.

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine