Dr.Oz Menjelaskan Kapan Ibu Hamil Boleh Mengonsumsi Tylenol Saat Diterbitkannya Peringatan Risiko Autisme

Kepala Centers for Medicare and Medicaid Services Amerika Serikat mengatakan seorang dokter dapat menganjurkan ibu hamil untuk mengonsumsi acetaminophen.

EtIndonesia. Kepala Centers for Medicare and Medicaid Services (CMS) Amerika Serikat, Dr. Mehmet Oz, memberikan klarifikasi terkait pedoman federal mengenai kapan aman bagi ibu hamil untuk mengonsumsi acetaminophen, setelah pemerintahan Trump mengumumkan awal pekan ini bahwa obat pereda nyeri tersebut bisa terkait dengan autisme.

CMS artinya Pusat Layanan Medicare dan Medicaid — yaitu badan federal Amerika Serikat yang mengelola program asuransi kesehatan publik seperti Medicare, Medicaid, dan CHIP.

Ketika ditanya oleh CBS News pada 25 September apakah pedoman federal terbaru menyebutkan bahwa ibu hamil “tidak boleh sama sekali mengonsumsi Tylenol dalam kondisi apa pun,” Oz menjawab, “Secara tegas, tidak.”

Mantan ahli bedah sekaligus tokoh televisi ternama yang dikenal sebagai Dr. Oz itu mengatakan bahwa jika seorang ibu hamil mengalami demam, dokter mungkin akan menganjurkan penggunaan acetaminophen, zat aktif dalam Tylenol.

“Masalahnya, saya percaya kebanyakan perempuan mengalami demam ringan, keseleo, nyeri kecil, lalu menganggap aman mengonsumsi beberapa butir parasetamol atau acetaminophen atau Tylenol saat hamil. Saya rasa itu tidak sepenuhnya benar,” kata Oz.

Ia menambahkan, rekomendasi mengenai Tylenol lebih “berkaitan dengan masalah yang jawabannya mungkin belum sepenuhnya kita ketahui,” sambil menekankan, “Menurut saya, jawaban yang paling bijak adalah tentu saja meminumnya jika dokter mengatakan Anda membutuhkannya. Tetapi jangan mengonsumsi sendiri tanpa pertimbangan matang.”

Awal pekan ini, Komisioner Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA), Marty Makary, mengeluarkan surat terbuka kepada para dokter dan penyedia layanan kesehatan lainnya, yang menyebutkan bahwa penggunaan acetaminophen selama kehamilan mungkin dikaitkan dengan peningkatan risiko autisme dan gangguan neurologis lainnya.

“Meski hubungan antara acetaminophen dan autisme telah dilaporkan dalam banyak penelitian, hubungan sebab-akibat belum terbukti,” tulis surat tersebut. Makary juga menyatakan, “Acetaminophen adalah pilihan obat bebas yang paling aman untuk kehamilan di antara semua analgesik dan antipiretik.”

Dalam konferensi pers terkait pengumuman itu, Presiden Donald Trump menyerukan agar ibu hamil tidak mengonsumsi obat pereda nyeri tersebut, bahkan sempat menegaskan, “Jangan minum Tylenol.” Ia didampingi pejabat kesehatan tinggi seperti Oz dan Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr.

“Mereka sangat menganjurkan agar perempuan membatasi penggunaan Tylenol selama kehamilan kecuali benar-benar diperlukan secara medis,” kata Trump. “Misalnya, dalam kasus demam sangat tinggi.”

Dalam pernyataan menanggapi pengumuman itu, produsen Tylenol, Kenvue, mengatakan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan acetaminophen tidak menyebabkan autisme.

“Penelitian independen yang valid jelas menunjukkan bahwa penggunaan acetaminophen tidak menyebabkan autisme,” kata perusahaan itu, menyebut Tylenol sebagai “obat pereda nyeri paling aman bagi ibu hamil sesuai kebutuhan sepanjang masa kehamilan.”

Perusahaan itu juga memberikan tanggapan kepada The Epoch Times mengenai unggahan lama di media sosial mereka yang disorot sejumlah influencer, dengan menyebut unggahan tersebut diambil di luar konteks.

Salah satu unggahan tahun 2017 dari akun resmi Tylenol X menyatakan, “Kami sebenarnya tidak merekomendasikan penggunaan produk kami selama kehamilan.” Unggahan lain di platform yang saat itu bernama Twitter menyebutkan, “Kami belum menguji Tylenol untuk digunakan selama kehamilan.”

Seorang juru bicara mengatakan, “Hal ini diambil di luar konteks—kami tidak membuat rekomendasi penggunaan obat apa pun saat kehamilan karena itu adalah tugas penyedia layanan kesehatan.”

Untuk diketahui, Tylenol adalah merek obat pereda nyeri dan penurun demam yang mengandung parasetamol (dikenal juga sebagai acetaminophen). Biasanya digunakan untuk sakit kepala, nyeri otot, nyeri akibat pilek atau flu, sakit gigi dan demam. (asr)

INSPIRASI ERABARU

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda tentang Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

Lima Tanda di Pagi Hari yang Menunjukkan Tubuh Anda dalam Kondisi Baik

Banyak masalah kesehatan kronis tidak menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk menunjukkan keberadaannya. Menit-menit setelah bangun tidur dapat menjadi jendela yang memperlihatkan apa yang dilakukan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine