Tujuan

EtIndonesia. Di London, Inggris, hiduplah seorang pemuda penyandang disabilitas bernama Sierman (Transliterasi-red). Salah satu kakinya menderita atrofi otot kronis sehingga berjalan pun sulit. Namun berkat tekad dan keyakinannya yang kuat, dia berhasil mencatatkan prestasi luar biasa yang membuat dunia kagum:

·        Pada usia 19 tahun, dia berhasil mendaki puncak tertinggi dunia, Gunung Everest.

·        Pada usia 21 tahun, ia menaklukkan Pegunungan Alpen.

·        Pada usia 22 tahun, ia mencapai puncak Kilimanjaro.

·        Sebelum usianya mencapai 28 tahun, dia sudah berdiri di atas hampir semua gunung terkenal di dunia.

Namun, di musim gugur ketika ia berusia 28 tahun, kabar mengejutkan datang: Sierman ditemukan bunuh diri di rumahnya.

Mengapa seorang yang begitu sukses memilih jalan tragis ini?

Setelah ditelusuri, para jurnalis menemukan bahwa ketika Suleiman masih berusia 11 tahun, kedua orang tuanya tewas dalam sebuah longsoran salju di Gunung Kilimanjaro. Sebelum berangkat, orangtuanya meninggalkan sebuah wasiat untuk anak mereka: berharap Suleiman kelak bisa seperti mereka—mendaki gunung-gunung terkenal di dunia, satu demi satu.

Sejak kecil, Sierman menjadikan wasiat itu sebagai tujuan hidupnya. Dia berjuang habis-habisan demi mewujudkannya. Namun ketika akhirnya seluruh target itu tercapai, dia justru dilanda kekosongan dan keputusasaan yang mendalam.

Di lokasi kematiannya, orang-orang menemukan catatan terakhir yang memilukan: “Selama ini, sebagai seorang penyandang disabilitas, saya mampu mencatat banyak prestasi mendaki gunung berkat wasiat orang tua yang memberi saya pegangan hidup. Kini, setelah semua gunung itu saya daki, saya merasa tidak ada lagi yang bisa saya lakukan…”

Suleiman kehilangan tujuan hidup—dan bersamaan dengan itu, ia kehilangan seluruh makna hidupnya.

Makna hidup tidak hanya terletak pada mencapai tujuan, tetapi juga pada terus meningkatkan tujuan. Jika tujuan berakhir, hidup pun bisa terasa hampa. Karena itu, kita harus senantiasa memperbarui mimpi, menumbuhkan harapan baru, dan memberi makna lebih luas bagi perjalanan hidup kita.(jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine