Dua Tahun Perang Israel–Hamas, Trump: Timur Tengah Semakin Dekat dengan Gencatan Senjata

EtIndonesia. Pada Selasa (7 Oktober), berbagai negara di dunia mengadakan acara peringatan untuk mengenang para korban serangan Hamas terhadap Israel dua tahun lalu, pada 7 Oktober 2023. Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat sangat dekat mencapai kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, serta berupaya memastikan kedua pihak tidak akan saling menyerang lagi.

Upacara peringatan digelar di Tel Aviv (Israel), Washington D.C. (AS), Berlin (Jerman), dan berbagai kota besar lainnya di dunia untuk mengenang para korban perang Israel–Hamas selama dua tahun terakhir.

Masyarakat juga kembali mendatangi lokasi serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 untuk mengenang para korban sipil yang tewas secara tragis, serta menyerukan pembebasan segera semua sandera yang masih ditahan.

Para pemimpin dunia, termasuk pejabat Uni Eropa, serta para pemimpin dari Australia, Argentina, dan negara lainnya, turut menyampaikan kecaman terhadap kekejaman Hamas.

Wakil Presiden AS J.D. Vance menulis di platform X: “Pada peringatan dua tahun serangan teroris 7 Oktober, kami mengenang semua warga tak berdosa yang dibantai secara brutal oleh Hamas.”

Pihak Israel menyatakan bahwa selama dua tahun terakhir, mereka telah menghancurkan pengaruh poros Iran, mengubah keseimbangan kekuatan di Timur Tengah, dan akan terus berupaya menyelamatkan seluruh sandera, menumpas kekuatan bersenjata Hamas, serta memastikan Jalur Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel.

Dalam konferensi pers, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa perundingan serius sedang berlangsung untuk mengakhiri perang Gaza dan menciptakan perdamaian yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Presiden Trump mengatakan: “Kami sangat dekat mencapai kesepakatan mengenai masalah Timur Tengah. Ini akan membawa perdamaian bagi kawasan tersebut. Selama bertahun-tahun, jutaan orang telah terbunuh — ini adalah kesempatan besar untuk membawa perdamaian ke Timur Tengah.”

Sementara itu, Hamas menuntut agar pasukan pertahanan Israel (IDF) segera menarik diri sepenuhnya dari Gaza setelah sandera terakhir dibebaskan.

Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat akan berupaya sekuat tenaga memastikan kesepakatan tersebut ditepati, yaitu Hamas membebaskan 48 sandera atau menyerahkan jenazah para sandera, dan Israel akan melakukan gencatan senjata penuh serta penarikan pasukan.

Trump menambahkan: “Kami akan melakukan segala yang kami bisa. Kami memiliki kekuatan besar, dan kami akan memastikan semua pihak mematuhi perjanjian ini.” (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine