EtIndonesia. Ukraina akan menerima tambahan jet tempur F-16 dari Belgia. Negara ini sudah mulai menerima pesawat F-35 generasi kelima pertamanya sebagai pengganti, lapor Defense Express.
F-35 baru, yang telah ditunggu Belgia selama tujuh tahun, telah tiba di Pangkalan Udara Florennes, tempat mereka akan ditugaskan ke Skuadron 1. Mereka diharapkan siap untuk operasi tanggap cepat pada tahun 2027.
Pada saat yang sama, Belgia akan tetap mengoperasikan F-16-nya hingga tahun 2028, ketika mereka akan sepenuhnya digantikan oleh pesawat tempur generasi kelima.
Pesawat yang lebih tua akan secara bertahap ditarik dari angkatan udara negara itu dan kemudian ditransfer ke Ukraina.
Pengiriman F-35 ke Belgia sedang dilakukan oleh perusahaan AS Lockheed Martin. Berdasarkan perjanjian awal, pesawat pertama diperkirakan tiba pada tahun 2023, tetapi pesawat tersebut baru siap pada tahun 2024 dan digunakan untuk pelatihan pilot di Amerika Serikat.
F-35 pertama yang khusus ditujukan untuk Belgia baru diluncurkan dari jalur produksi pada awal Juni tahun ini, dengan nomor FL009. Batch pertama yang ditransfer ke Belgia terdiri dari empat pesawat.
Sumber berita tersebut menyatakan bahwa hal ini akan memungkinkan Belgia untuk mengirimkan F-16 pertamanya ke Ukraina pada tahun 2026. Ini akan memperkuat armada udara Ukraina dan memberikan kapasitas operasional tambahan bagi para pembelanya.
Secara total, Belgia memesan 34 jet F-35A berdasarkan kontrak yang ditandatangani tujuh tahun lalu, pada Oktober 2018. Baru-baru ini, negara tersebut memutuskan bahwa jumlah ini tidak akan mencukupi dan berencana untuk memesan 11 unit tambahan.
Ukraina juga mungkin akan menerima pesawat tempur Gripen multi-peran Swedia. Wakil Menteri Pertahanan Letnan Jenderal Ivan Havryliuk mengonfirmasi hal ini tetapi tidak merinci kapan atau berapa banyak pesawat yang akan dikirimkan. (yn)


