EtIndonesia. Pada malam 10 Oktober, Rusia melancarkan serangan gabungan berskala besar di wilayah Ukraina, menggunakan drone serang dan berbagai jenis rudal, demikian dilaporkan Angkatan Udara Ukraina.
Menurut Angkatan Udara Ukraina, pasukan radio-teknis mendeteksi dan melacak 497 target udara.
Di antaranya:
- 465 drone tipe Shahed dan Gerbera;
- 2 rudal balistik Kh-47M2 Kinzhal;
- 14 rudal balistik Iskander-M/KN-23;
- 12 rudal jelajah Iskander-K;
- 4 rudal udara berpemandu Kh-59/69.
Peluncuran dilakukan dari wilayah Federasi Rusia — dari wilayah Kursk, Millerovo, Shatalovo, Oryol, Shakhty, Primorsko-Akhtarsk, serta dari Krimea yang diduduki sementara.
Serangan udara tersebut berhasil digagalkan oleh pasukan udara Ukraina, pasukan rudal antipesawat, unit peperangan elektronik dan drone, serta kelompok penembakan bergerak dari Pasukan Pertahanan Ukraina.
Menurut data awal, hingga pukul 10 : 00 waktu setempat, pertahanan udara Ukraina telah menembak jatuh atau melumpuhkan 420 target udara:
- 405 Shahed, Gerbera, dan jenis UAV musuh lainnya;
- 1 rudal balistik Kh-47M2 Kinzhal;
- 4 rudal balistik Iskander-M/KN-23;
- 9 rudal jelajah Iskander-K;
- 1 rudal udara berpemandu Kh-59/69.
Selain itu, empat rudal Rusia gagal mencapai targetnya. Serangan langsung tercatat dari 13 rudal dan 60 drone di 19 lokasi, serta dampak puing pada tujuh objek.
Hingga pukul 10 : 40 pagi, drone musuh masih terdeteksi di wilayah udara Ukraina.
Serangan 10 Oktober
Pada Jumat malam, 10 Oktober, Rusia melakukan pemboman besar-besaran di wilayah Ukraina, menggunakan drone serang dan berbagai jenis rudal.
Selama penembakan di Kyiv, 12 orang terluka. Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, melaporkan bahwa serangan tersebut menyebabkan pemadaman listrik total di tepi kiri kota.
Zaporizhzhia juga menjadi sasaran tembakan musuh — kebakaran terjadi di sana, dan warga sipil terluka. Seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun tewas di Zaporizhzhia.
Menurut informasi awal, target utama serangan adalah fasilitas infrastruktur energi.
Presiden Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa pada malam hari, musuh menggunakan lebih dari 450 drone dan lebih dari tiga lusin rudal. Serangan itu ditujukan pada fasilitas yang menjamin kehidupan normal warga Ukraina. (yn)


