Hiduplah Seperti Seekor Hiu

EtIndonesia. Kita tahu bahwa ikan dapat naik dan turun di air karena adanya gelembung renang (kantung udara) dalam tubuhnya.  Namun tahukah kamu bahwa hiu — penguasa lautan — ternyata tidak memiliki gelembung renang sama sekali?

Secara logika, tanpa gelembung renang, seekor ikan seharusnya tidak bisa bertahan hidup di laut, karena dia akan tenggelam begitu berhenti berenang. Namun, justru karena kekurangan itulah, hiu harus terus bergerak, tanpa henti. Jika dia berhenti sejenak, dia akan langsung jatuh ke dasar laut, yang berarti tidak ada waktu untuk beristirahat, apalagi menyerah.

Kekuatan yang Tercipta dari Keterpaksaan

Selama jutaan tahun evolusi, hiu tidak pernah berhenti berenang, tidak pernah berhenti berjuang melawan tekanan hidup di samudra luas.

Dan justru karena terus bergerak tanpa henti itulah, hiu akhirnya membangun tubuh yang kuat, gesit, dan tangguh. Dia tidak punah, tidak kalah oleh waktu, bahkan berkembang menjadi raja laut yang ditakuti semua makhluk laut lainnya.

Hiu tidak mengeluh karena kekurangannya, tidak menyalahkan nasib karena lahir tanpa gelembung renang. Sebaliknya, dia mengubah kekurangan menjadi keunggulan, dan menjadikan perjuangan sebagai kekuatannya.

Kelemahan Bukan Akhir — Jika Kamu Tak Menyerah

Dalam hidup, kita pun sering kali seperti hiu. Kita mungkin tidak memiliki semua yang diinginkan: uang, pendidikan, kesempatan, atau dukungan dari orang lain. Namun, kekurangan bukan alasan untuk berhenti, melainkan alasan untuk terus bergerak.

Jika kamu berhenti berusaha, kamu akan tenggelam. Jika kamu terus berenang, sekecil apa pun langkahmu, kamu akan tetap berada di permukaan — bahkan bisa menjadi yang terkuat.

Bergerak Adalah Rahasia Bertahan Hidup

Ketika menghadapi kesulitan, jangan lari darinya. Ketika hidup menekanmu hingga nyaris kehabisan napas, ingatlah hiu — yang harus berenang untuk hidup.

Bergeraklah, walau perlahan. Berjuanglah, walau lelah. Karena setiap gerakan kecil yang kamu lakukan hari ini, akan memperkuat jiwamu dan membentukmu menjadi pribadi tangguh.

Kesimpulan: Jadi Penguasa di Lautan Hidupmu


Selama kita terus berusaha, terus maju, dan tidak menyerah pada keadaan,  maka seberapa berat pun hidup ini, kita tetap bisa menjadi penguasa atas nasib kita sendiri.

Ingatlah:  Hidup tidak menuntutmu untuk sempurna, hanya memintamu untuk terus bergerak — seperti seekor hiu. (jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine