(Video) Viral ‘Bocah Serigala’ Telanjang Terlihat Merangkak Hingga Menggerogoti Area Layanan Tol Jalan Raya Sichuan, Tiongkok

Baru-baru ini, sebuah keluarga membawa seorang “anak liar” ke area layanan jalan tol di Yaan, Sichuan, Tiongkok. Anak itu telanjang, berperilaku seperti anjing ketika makan dan berjalan. Setelah warga melapor ke polisi, pihak kepolisian menyatakan “tidak ada kondisi penyiksaan,” pernyataan yang memicu keraguan publik.

EtIndonesia.  Pada 15 Oktober, seorang saksi mengunggah video yang kemudian viral di daratan Tiongkok. Video menunjukkan di sebuah anak tangga di Kabupaten Shimian, Kota Yaan muncul seorang anak gelap, rambut kusut dan tubuh kotor, tanpa mengenakan pakaian.

Yang lebih aneh, semua gerak-gerik anak ini seperti seekor anjing: merangkak dengan kecepatan pada keempat anggota badan, langsung menggigit makanan yang diletakkan di tanah, dan membawa makanan dengan mulutnya. 

Bahkan saat menuruni anak tangga dalam posisi hampir tegak, anak ini menarik pakaian orang dewasa dengan tangan dan melompat kaku. Potongan gambar ini memperlihatkan anak itu sama sekali tidak bisa berjalan normal atau memakai tangan untuk mengambil benda.

Video juga menunjukkan dua orang dewasa menemani anak tersebut, salah satunya menggendong anak yang lebih kecil. Anak yang lebih kecil itu berpakaian dan terlihat normal.

Warganet curiga tinggi bahwa anak ini mungkin diculik atau disiksa oleh keluarganya. Tekanan opini publik membuat pihak berwenang Tiongkok daratan angkat bicara, namun penjelasan mereka menuai skeptisisme.

Menurut media lokal, ada saksi yang sempat melapor ke polisi setempat. Namun polisi menolak mengerahkan petugas ke lokasi dengan alasan anak hanya melintas wilayah mereka, sudah ada pendamping (wali), dan “tidak ada tindak pidana,” sehingga tidak perlu menurunkan personel.

Ada dua orang dewasa dan seorang anak kecil yang bepergian bersama anak yang terlibat. (Cuplikan layar dari video daring)

Media melaporkan keluarga empat orang itu berasal dari Dali, Yunnan, dan sedang berkendara melewati Yaan saat kejadian.

Pejabat setempat menyatakan kedua anak berusia masing-masing 3 tahun dan 1 tahun, kondisi hidup keluarga “saat ini tidak dalam kesulitan,” dan “ayah anak tidak melakukan kekerasan terhadap anak.” Mereka juga mengatakan anak yang telanjang karena orang tua menerapkan metode “pengasuhan alami.” Sejumlah pernyataan ini mendapat kecurigaan publik sebagai upaya menutupi sesuatu.

Ada dua orang dewasa dan seorang anak kecil yang bepergian bersama anak yang terlibat. (Cuplikan layar dari video daring)

Netizen berkomentar sinis: “Ini bukan penyiksaan? Mereka bahkan tidak merawat anak ini sebagai manusia,” “Anaknya sungguh malang, hidup seperti anjing.”

Ada juga yang meninggal pesan berbunyi : “Kalau dibiarkan, kebiasaan hewani ini tidak akan terkoreksi dan bisa jadi seumur hidup.”

Netizen lainnya menulis : “Anak ini pasti bukan darah daging, lakukan tes DNA,” “Hak asuh mereka harus dicabut,” “Ini penyiksaan, di luar negeri sudah bisa dipidana.” (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine