Madiun – Sektor jasa keuangan non-perbankan di Jawa Timur, yang mencakup Pasar Modal, Perasuransian, Dana Pensiun, dan Pembiayaan (PPDP), serta Lembaga Pembiayaan, Modal Ventura, dan LJK Lainnya (PVML), menunjukkan kinerja yang positif dan terus berkembang pada tahun 2025. Hal ini dipaparkan oleh Asep Hikayat, Kepala Direktorat Pengawasan LJK 2 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur, dalam Media Gathering OJK Jatim yang digelar di Madiun.
Dalam pemaparannya, Asep menyoroti pertumbuhan dan stabilitas di ketiga sektor yang diawasinya, didukung oleh data hingga triwulan ketiga 2025.
Pasar Modal Jatim: Emiten dan Reksa Dana Melejit
Kinerja pasar modal Jawa Timur mencatatkan tren yang menggembirakan. Hingga Juli 2025, jumlah emiten atau perusahaan yang melantai di bursa (IPO) asal Jatim telah mencapai 57 perusahaan. Dana yang berhasil dihimpun dari para emiten ini mencapai Rp15,50 triliun.
“Sektor barang baku mendominasi penghimpunan dana, dengan kontribusi sebesar 53,71% dari total dana terhimpun,” jelas Asep.
Potensi pertumbuhan ke depan juga terlihat dengan adanya 30 calon emiten yang sedang dibina dalam program IDX Incubator. Di sisi lain, layanan urun dana atau Securities Crowdfunding (SCF) juga tumbuh pesat. Jumlah penerbit SCF pada Agustus 2025 sebanyak 32 pihak, meningkat 33,33% secara year-on-year (yoy), sementara jumlah pemodal tumbuh 10,15% yoy menjadi 7.641 pihak. Total dana yang dihimpun melalui SCF mencapai Rp58,83 miliar.
“Minat masyarakat terhadap investasi juga tercermin dari pertumbuhan nasabah reksa dana. Pada Juli 2025, nasabah institusi melonjak 58,70% yoy dan nasabah perorangan tumbuh 24,02% yoy. Nilai penjualan reksa dana juga meningkat signifikan, masing-masing 55,93% untuk Rupiah dan 101,92% untuk US Dollar,” tambahnya.
Tak ketinggalan, Jawa Timur berhasil menempati posisi ketiga secara nasional untuk jumlah Single Investor Identification (SID) dengan pertumbuhan 11,48% per Maret 2025.
PPDP: Asuransi Sehat, Dana Pensiun Tumbuh
Pada sektor Perasuransian, Dana Pensiun, dan Perusahaan Penjaminan (PPDP), Asep menyatakan kondisi yang sehat dan stabil. Rasio Risk Based Capital (RBC) perusahaan asuransi jiwa dan umum jauh di atas ambang batas minimal 120%, menunjukkan ketahanan modal yang kuat.
“Untuk asuransi jiwa, RBC mencapai 467,73%, sedangkan asuransi umum di angka 316,96%. Ini menunjukkan kesehatan industri asuransi di Jatim sangat baik,” ujarnya.
Sektor dana pensiun juga menunjukkan perkembangan positif. Terdapat 10 Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) yang berkantor pusat di Jawa Timur. Aset neto dan total investasi dana pensiun ini mengalami peningkatan, baik secara year-on-year (yoy) maupun year-to-date (YTD). Portofolio investasinya didominasi oleh Surat Utang Negara (SUN) yang mencerminkan pengelolaan yang prudent.
PVML: Pembiayaan dan Gadai Berkembang
Di sektor PVML, pertumbuhan terlihat pada outstanding Pinjaman Daring (LPBBTI) yang naik 21,64% yoy dan tren penyertaan Perusahaan Modal Ventura yang tumbuh 14,33% yoy per Juli 2025.
“Pergadaian swasta menunjukkan perkembangan yang pesat, dengan pertumbuhan aset dan pembiayaan yang signifikan. Hal ini didorong oleh masuknya beberapa pegadaian baru yang memperoleh izin operasi dari OJK,” papar Asep.
Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) juga mencatatkan pertumbuhan aset dan pinjaman yang diberikan. Meski angkanya belum besar, trennya terus mengarah ke positif, menunjukkan peran vital mereka dalam mendanai segmen usaha mikro di Jawa Timur.
Sinergi dan Pengawasan Berkelanjutan
Asep Hikayat menegaskan bahwa OJK Provinsi Jawa Timur akan terus memperkuat pengawasan dan mendorong inovasi yang sehat di ketiga sektor ini. Upaya edukasi dan literasi keuangan, serta perlindungan konsumen, akan tetap menjadi prioritas untuk memastikan pertumbuhan yang inklusif, berkelanjutan, dan aman bagi seluruh masyarakat.
“Dengan sinergi antar semua pemangku kepentingan, kami yakin sektor jasa keuangan non-perbankan di Jawa Timur akan terus menjadi pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya menutup paparan.


