Penggerebekan di Eropa Bongkar Platform Layanan Kejahatan Siber, Sita 40.000 Kartu SIM

EtIndonesia. Laporan Cybersecurity News pada 18 Oktober menyebutkan sebuah operasi penegakan hukum internasional di Eropa berhasil menghancurkan sebuah platform layanan kejahatan siber berskala besar, yang selama ini mendukung ribuan kasus penipuan daring di kawasan Eropa.

Operasi internasional ini diberi nama “SIMCARTEL”, dimulai pada 10 Oktober 2025 di Latvia. Dalam operasi ini, pihak berwenang melakukan lima penangkapan, menyita infrastruktur penting, dan menghancurkan pasar kejahatan siber yang kompleks.

Dalam serangkaian penggerebekan serentak di berbagai lokasi, petugas melakukan 26 kali penggeledahan dan menangkap lima warga Latvia yang diduga mengoperasikan platform ilegal tersebut. Penyelidik menyita 5 server, 1.200 perangkat kotak SIM, serta lebih dari 40.000 kartu SIM aktif yang digunakan untuk layanan penipuan daring. Dua situs web terkait, gogetsms.com dan apisim.com, telah diambil alih oleh pihak berwenang dan diganti dengan halaman pemberitahuan bahwa situs telah disita.

Fasilitas yang disita ini mendukung lebih dari 49 juta akun daring palsu, dan hanya di Austria serta Latvia, sudah terkait dengan lebih dari 3.200 kasus penipuan siber yang teridentifikasi. Kerugian ekonomi akibat kejahatan ini mencapai lebih dari 4,5 juta euro di Austria dan 420.000 euro di Latvia. Penegak hukum juga membekukan aset perbankan senilai 431.000 euro, menyita cryptocurrency senilai 333.000 dolar AS, serta menyita empat mobil mewah milik para tersangka.

Platform tersebut menjual nomor telepon yang terdaftar di lebih dari 80 negara, dan memungkinkan para pelanggannya menyembunyikan identitas ketika melakukan berbagai kejahatan daring — mulai dari phishing (penipuan tautan palsu), penipuan SMS, hingga pemerasan dan eksploitasi anak di bawah umur.

Layanan ini memungkinkan para penjahat membuat akun palsu media sosial, perbankan, dan e-commerce, serta mendukung berbagai jenis penipuan berskala besar, termasuk iklan palsu di pasar barang bekas, penipuan WhatsApp, investasi palsu, situs bank tiruan, dan penipuan yang mengaku sebagai polisi yang menargetkan korban berbahasa Rusia. Semua aktivitas kriminal ini bergantung pada anonimitas yang diberikan oleh kartu SIM sewaan.

Operasi ini dikoordinasikan oleh Europol (Badan Polisi Eropa) dan Eurojust (Badan Kehakiman Eropa), dengan kerja sama erat dari aparat penegak hukum di Austria, Latvia, Estonia, dan Finlandia.

Shadowserver Foundation, lembaga keamanan siber nirlaba, memberikan dukungan teknis dalam penghancuran infrastruktur tersebut dan membantu memperoleh bukti digital. Analis Europol memetakan jejak daring (OSINT) dari platform itu dan memfasilitasi pertukaran data internasional untuk melacak aset finansial dan digital.

Operasi gabungan ini menandai keberhasilan besar Eropa dalam memberantas platform layanan kejahatan siber, yang menjadi fondasi bagi para penjahat dunia maya untuk menyerang korban di seluruh dunia menggunakan identitas palsu. (Hui/asr)

Laporan oleh jurnalis Jin Hong / Lin Qing

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine