Grand Whiz Hotel Trawas Manfaatkan Lahan untuk Budidaya Sayuran Organik, Tingkatkan Kualitas dan Edukasi Tamu

Trawas, 20 Oktober 2025 – Dalam upaya menghadirkan pengalaman menginap yang lebih sehat, berkelanjutan, dan bernilai tambah, Grand Whiz Hotel Trawas kini memanfaatkan lahan luas di area hotel tepatnya di Panorama Cafeuntuk kegiatan budidaya sayuran organik. Berbagai jenis sayuran seperti selada, sawi, tomat, cabai, dan tanaman herbal kini ditanam secara mandiri dan digunakan untuk kebutuhan dapur hotel serta cafe.

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sajian bagi para tamu, dengan memastikan bahan baku yang segar, sehat, dan bebas pestisida. Hasil panen digunakan langsung dalam menu restoran dan kafe hotel, sehingga menjamin kesegaran dan keamanan pangan setiap hidangan.

Jimmie Arthur, General Manager Grand Whiz Hotel Trawas, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari inovasi hotel dalam menciptakan operasional yang bernilai dan berkelanjutan. “Kami ingin memaksimalkan potensi lahan yang ada dengan menanam sendiri bahan makanan. Selain untuk efisiensi, tujuan utamanya adalah menjamin kualitas bahan makanan yang kami sajikan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar budidaya, kegiatan ini juga dikembangkan menjadi sarana edukasi melalui kegiatan berkebun untuk anak anak. Anak-anak diajak mengenal proses pertanian organik mulai dari menanam hingga merawat tanaman secara langsung di area hotel. Program ini mendapat sambutan positif dari keluarga yang ingin memberikan pengalaman edukatif bagi anak-anak dalam suasana alam yang segar dan menyenangkan.

Lebih lanjut Jimmiemenambahkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata hotel dalam memberikan nilai tambah bagi tamu, “Kami ingin tamu merasakan pengalaman menginap yang berbeda. Anak-anak bisa belajar mencintai alam, sementara orang tua menikmati hasil kebun dalam setiap sajian. Ini adalah bentuk kecil dari komitmen kami terhadap keberlanjutan,” ungkapnya.

Ke depan, Grand Whiz Hotel Trawas berencana memperluas area budidaya ini serta menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah, komunitas lokal, dan UMKM yang bergerak di sektor pertanian organik, guna menciptakan ekosistem pertanian yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan Trawas.

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine