Militer Ukraina Serang Pabrik Kimia Rusia — Rudal Jarak Jauh “Storm Shadow” Tunjukkan Daya Hancur

EtIndonesia. Militer Ukraina pada Selasa (21/10/2025) mengumumkan bahwa mereka melancarkan serangan besar-besaran terhadap Rusia, dengan menggunakan rudal jelajah jarak jauh buatan Inggris “Storm Shadow”, yang menargetkan pabrik kimia Bryansk (Bryansk Chemical Plant) di Rusia.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menyampaikan di Telegram bahwa operasi ini dipimpin oleh Angkatan Udara Ukraina dan dilaksanakan bersama dengan angkatan laut, darat, serta unit lain. Mereka berhasil menembus sistem pertahanan udara Rusia, menghantam sasaran, dan kini tengah mengevaluasi hasil serangan “berskala besar” tersebut.

Rudal Storm Shadow buatan Inggris memiliki jangkauan antara 250 hingga 560 kilometer (sekitar 155–349 mil), tergantung pada variannya. Rudal ini menggunakan sistem navigasi canggih dan teknologi pencocokan medan (terrain matching), yang memungkinkannya terbang rendah di bawah cakupan radar, serta dilengkapi kamera depan untuk mengenali target sebelum menghantam, sehingga meningkatkan akurasi dan efektivitas serangan.

Rusia sebelumnya telah memperingatkan negara-negara Barat agar tidak memberikan senjata berkemampuan serangan jarak jauh kepada Ukraina. Namun, pihak Kyiv menegaskan bahwa menyerang fasilitas Rusia yang berperan penting dalam perang melawan Ukraina adalah langkah yang sangat penting.

Militer Ukraina menulis di akun X (Twitter): “Pabrik kimia Bryansk adalah salah satu fasilitas kunci dalam kompleks industri militer negara agresor.”

Mereka menambahkan bahwa pabrik tersebut memproduksi mesiu, bahan peledak, dan komponen bahan bakar roket, yang digunakan dalam amunisi serta rudal yang ditembakkan Rusia ke wilayah Ukraina.

Menurut Kyiv Independent, Inggris dan Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi terhadap pabrik Bryansk, dan Ukraina juga telah beberapa kali menyerang fasilitas itu — termasuk menggunakan rudal jarak jauh ATACMS buatan perusahaan Amerika Lockheed Martin.

Pihak berwenang Moskow belum memberikan komentar resmi terkait serangan hari Selasa itu.

Pada hari yang sama, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer bersama para pemimpin Eropa lainnya berjanji akan “meningkatkan tekanan terhadap ekonomi dan industri pertahanan Rusia” sampai Presiden Vladimir Putin “bersedia mewujudkan perdamaian.”

Dalam pernyataan bersama itu disebutkan: “Baik sebelum, selama, maupun setelah gencatan senjata, Ukraina harus berada dalam posisi terkuatnya.”

Sebelumnya, Ukraina telah beberapa kali meminta Amerika Serikat untuk mengirimkan rudal jelajah jarak jauh Tomahawk, yang memiliki daya hancur lebih besar, tetapi Presiden Trump belum menyetujuinya. Trump menilai bahwa solusi diplomatik lebih diutamakan daripada memperburuk eskalasi perang.

Setelah rencana KTT “Trump–Putin” di Budapest ditangguhkan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai bahwa hal itu berkaitan dengan isu rudal Tomahawk. Dalam pidatonya Selasa malam, Zelensky berkata:

“Rusia kembali melakukan segala cara untuk menghindari jalur diplomasi. Begitu isu kemampuan serangan jarak jauh Ukraina tidak lagi mendesak, Rusia segera kehilangan minat pada perundingan damai.”

Ia menegaskan bahwa memperoleh kemampuan serangan jarak jauh mungkin merupakan kunci menuju perdamaian antara Rusia dan Ukraina.

Sementara itu, menurut laporan Reuters, pada Rabu (22/10/2025) dini hari, Rusia melancarkan serangan udara malam hari terhadap ibu kota Ukraina, Kyiv, dan wilayah sekitarnya. Rusia menembakkan rudal, kemudian mengirim drone kamikaze untuk melakukan pemboman, dengan infrastruktur energi sebagai target utama. Serangan ini menyebabkan enam orang tewas dan pemadaman listrik darurat di sebagian besar wilayah Ukraina. (Hui/asr)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine