Arus Bawah di Sidang Pleno Keempat Partai Komunis Tiongkok, Usulan Personel Militer Bocor

Sidang Pleno Keempat Partai Komunis Tiongkok (PKT) saat ini sedang berlangsung di Beijing dalam suasana penuh ketegangan. Berbagai rumor beredar luas, sementara pengumuman resmi sangat minim — tanpa gambar, tanpa cuplikan ruang sidang. Laporan terbaru menyebutkan bahwa lokasi sidang dijaga ketat oleh militer, dan kekuatan di dalam tubuh militer sedang menekan Xi Jinping untuk menyerahkan kekuasaan militernya

EtIndonesia. Sidang pleno yang berlangsung selama tiga hari ini digelar secara tertutup. Media resmi PKT sangat berhati-hati; laporan hari pertama hanya sekitar seratus kata, sekadar menyebut bahwa Xi Jinping memberikan laporan kerja, tanpa foto maupun video dari tempat sidang. Bahkan dalam siaran berita utama CCTV malam itu, tidak disebutkan sama sekali tentang sidang pleno ini — sesuatu yang sangat tidak biasa dan menimbulkan banyak spekulasi.

Mantan perwira staf angkatan laut berpangkat letnan kolonel, Yao Cheng, mengungkapkan bahwa meski permukaan tampak tenang, situasi di dalam sebenarnya bergolak. Para anggota Komite Pusat berkumpul di Jingxi Hotel di Beijing untuk rapat, dan seluruh lokasi dijaga ketat oleh militer.

“Saya baru saja mendapat kabar bahwa para anggota Komite Pusat dan anggota cadangan dari pihak militer mengajukan sebuah usulan agar Xi Jinping mengundurkan diri dari jabatan Ketua Komisi Militer Pusat. Informasi ini sengaja dibocorkan oleh seseorang dari panitia penyelenggara sidang. Mereka ingin ada koordinasi dari dalam dan luar. Kali ini militer tampaknya sudah benar-benar bertekad untuk menyingkirkan Xi Jinping,” katanya. 

Menurut Yao, dalam dua tahun terakhir, pembersihan besar-besaran di tubuh militer — termasuk jatuhnya banyak pejabat tinggi dari pasukan roket dan sistem perlengkapan militer — telah memunculkan puncak ketidakpuasan terhadap Xi Jinping.

“Tuntutan utama militer kali ini adalah agar Xi Jinping turun. Pengaruh Zhang Youxia di kalangan militer sangat besar. Para jenderal yang setia kepada Xi sudah disingkirkan. Jadi sebagian besar anggota Komite Pusat kini adalah orang-orang Zhang Youxia. Meskipun masih ada beberapa orang Xi, mereka tidak berani bersuara,” tambahnya. 

Menjelang sidang pleno, rezim PKT melancarkan gelombang baru pembersihan militer. Sembilan jenderal bintang tiga — termasuk wakil ketua Komisi Militer Pusat, He Weidong, yang sebelumnya dipromosikan oleh Xi — semuanya dipecat dari keanggotaan partai dan dinas militer. Kasus mereka disebut akan disahkan dalam sidang pleno kali ini.

Pengamat independen Cai Shenkun mengungkapkan bahwa “saat ini masih ada lebih dari seratus jenderal yang sedang menunggu untuk diperiksa. ‘Pasukan keluarga Xi’ yang terbentuk setelah Kongres ke-20, pada dasarnya telah dihancurkan total.”

Sebelum sidang dimulai, terlihat konvoi besar kendaraan militer di jalan antara Baoding (Hebei) dan Beijing. Baoding adalah markas dari Grup Tentara ke-82, yang merupakan unit inti di bawah kendali Zhang Youxia. Selama sidang berlangsung, kembali terlihat kendaraan militer memasuki Beijing. Para analis menilai bahwa Zhang Youxia sedang memperkuat pengamanan untuk mengantisipasi segala kemungkinan.

Yao Cheng menjelaskan: “Ini langkah ‘mendahulukan kesopanan sebelum kekerasan’. Informasi dari dalam ruang sidang sengaja disebarkan ke luar untuk memberi sinyal kepada pasukan di luar agar bekerja sama menekan Xi Jinping. Jika Xi tetap tidak mau mundur, saya rasa pasti akan terjadi sesuatu yang besar.”

Sejak Sidang Pleno Ketiga tahun 2024, rumor mengenai kesehatan Xi Jinping dan krisis kekuasaannya terus beredar. Kabar bahwa wakil ketua Komisi Militer Pusat Zhang Youxia telah menguasai kekuatan militer juga sering muncul. Yao memperkirakan bahwa Xi kemungkinan besar akan mundur dari jabatan ketua Komisi Militer Pusat.

Yao berkata: “Xi sebenarnya sudah tidak layak menjabat ketua Komisi Militer. Ia justru mempermalukan diri sendiri. Militer juga tidak akan menyetujuinya lagi. Zhang Youxia akan menjadi ketua Komisi Militer, sementara Hu Chunhua dan Liu Zhengli akan menjadi wakil ketua. Ketika Kongres ke-21 digelar, Xi Jinping dan Zhang Youxia akan pensiun bersama. Hu Chunhua akan naik menjadi Sekretaris Jenderal sekaligus Ketua Komisi Militer.”

Ketika publik sedang ramai memperbincangkan kemungkinan Xi kehilangan kekuasaan, Xinhua News Agency menerbitkan sebuah editorial panjang berisi ribuan kata yang memuji “prestasi ekonomi” Xi Jinping selama lima tahun terakhir. Namun, pujian tersebut justru bertolak belakang dengan kondisi ekonomi yang sedang lesu dan keuangan negara yang ketat.

Para analis menilai bahwa editorial ini tampaknya ingin menunjukkan bahwa posisi Xi masih kokoh, namun sebenarnya bisa jadi sedang menyiapkan jalan bagi “pengunduran diri yang teratur.”

Pengamat politik yang berbasis di Amerika, Tang Jingyuan, mengatakan: “Menurut sumber internal, Xi Jinping sudah dibatasi gerakannya. Jika Xi mau bekerja sama, maka akan dijalankan ‘model Hua Guofeng’ — Xi bisa turun dengan cara yang relatif terhormat. Tapi jika Xi menolak bekerja sama, maka penyelesaiannya bisa dilakukan secara langsung di tempat.”

Yang disebut “model Hua Guofeng” merujuk pada peristiwa setelah wafatnya Mao Zedong, ketika Hua Guofeng mengambil alih tiga jabatan tertinggi — ketua partai, ketua pemerintah, dan ketua militer — tetapi kemudian kekuasaannya disingkirkan oleh Deng Xiaoping melalui kebijakan “pemisahan partai dan pemerintahan,” hingga akhirnya ia dipaksa mundur.

Tang Jingyuan menambahkan: “Jika Xi sepenuhnya bekerja sama, mungkin setelah sidang pleno keempat ini ia masih akan mempertahankan tiga jabatan utamanya secara nominal, namun kekuasaan riilnya akan dikosongkan. Politbiro, termasuk Komite Tetap, kemungkinan akan mengalami perombakan besar. Tokoh-tokoh baru dari faksi anti-Xi akan masuk, sedangkan orang-orang setia Xi akan dipaksa mundur atau disingkirkan.”

Para analis menyimpulkan bahwa Sidang Pleno Keempat ini mungkin hanyalah pembuka dari pertarungan kekuasaan besar — sementara “pertempuran sesungguhnya” masih akan datang kemudian. (Hui/asr)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine