Manajer “Berjiwa Keji” Terkait Kematian Yu Menglong Diduga Kabur ke Taiwan — Warganet Peringatkan Mentor Sun Derong untuk Waspada

Laporan yang ramai beredar di dunia maya menyebutkan bahwa Du Qiang, sosok yang dikenal sebagai “agen berjiwa keji” di kalangan warganet  dan diduga terlibat dalam kematian tragis aktor Tiongkok Yu Menglong, kini melarikan diri ke Taiwan. Kabar ini sontak mengguncang warganet, yang ramai memperingatkan Sun Derong, mentor dan pelatih awal Yu, agar berhati-hati dan menjaga keselamatannya.

Sejak kematian mendadak Yu Menglong pada September lalu, media sosial Tiongkok dibanjiri berbagai tudingan dan teori konspirasi. Salah satu yang paling viral menyebut adanya “daftar orang dalam” berisi 17 nama, yang dikaitkan dengan jaringan eksploitasi di industri hiburan dan pejabat berpengaruh dalam Partai Komunis Tiongkok (PKT).

Di antara nama-nama itu, Du Qiang disebut-sebut sebagai orang yang mengawasi dan mengendalikan Yu. Ia bukan hanya agen Yu Menglong, tetapi juga agen mendiang penyanyi-aktor Qiao Renliang dan biksu Shaolin yang menjadi selebritas, Xing Zhongping (nama panggung Qiufeng) — ketiganya meninggal dunia dalam kondisi misterius yang hingga kini belum sepenuhnya terungkap.


Jejak “Agen Berjiwa Keji” yang Menghilang

Menurut laporan warganet, Du Qiang — yang nama aslinya adalah Du Yicheng — sempat bersembunyi di Tianjin setelah gelombang kemarahan publik akibat dugaan keterlibatannya dalam kematian Yu.

Foto arsip memperlihatkan bahwa pada tahun 2016, Du sempat tampil di sebuah kamp pelatihan militer West Point di Shanghai, memunculkan dugaan bahwa ia mungkin memiliki latar belakang militer.

Yang lebih mengejutkan, sejumlah akun anonim mengklaim bahwa Du memiliki “pelindung kuat” dari kalangan elit merah, yakni keturunan para pejabat senior PKT.

Disebutkan bahwa salah satunya adalah cicit Jenderal Ye Ting, pendiri Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), dan cucu mantan Perdana Menteri Li Peng, yang dikenal publik sebagai “salah satu algojo Tiananmen.”

Ibunya disebut sebagai Li Ming, penulis naskah yang juga cucu Ye Ting.

Nama lainnya yang ikut terseret adalah sutradara Xin Qi dan aktor Cai Yijia (nama asli Cai Zhengjun), salah satu dari mereka disebut-sebut sebagai anak tidak sah anggota Komite Tetap Politbiro, Cai Qi.

Ibu Cai, Tian Haiyan, dikabarkan memiliki jaringan perusahaan keamanan di Hubei, sementara Tian Hairong, wanita lain dalam daftar 17 orang tersebut, disebut sebagai saudari Tian Haiyan sekaligus janda mendiang taipan Xu Ming, yang dijuluki “sarung tangan putih” dari pejabat jatuh Bo Xilai.

Para komentator online menggambarkan jejaring ini sebagai “aristokrasi merah modal dan kekuasaan” — gabungan antara uang, politik, dan rahasia kelam.


Tuduhan Kekerasan dan Video yang Menggemparkan

Berbagai video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan dugaan kekerasan yang dilakukan Du Qiang terhadap Yu Menglong.

Dalam salah satu video, Yu tampak tersenyum di awal, namun wajahnya berubah tegang ketika melihat Du mendekat. Dalam video lain, Du tampak menarik tangan Yu hingga hampir terjatuh.

Warganet menuduh Du sering memukuli Yu secara pribadi, bahkan melakukan hal serupa terhadap Qiao Renliang, yang kabarnya mengalami kerusakan gigi bagian belakang akibat penganiayaan.

Namun, hingga kini tidak ada bukti resmi atau pengakuan dari aparat maupun media kredibel yang menguatkan klaim tersebut.

Baru-baru ini, rumor lain kembali mencuat — menyebut bahwa Du Qiang telah melarikan diri ke Taiwan dan kini bekerja sebagai agen musik untuk sebuah perusahaan lokal.

Kabar ini berasal dari seorang pengguna internet asal Tiongkok yang mengaku melacak aktivitas online Du dengan menggunakan alat bypass sensor.

Postingan itu langsung viral, diikuti komentar warganet yang menyerukan agar Sun Derong tetap waspada:

“Saya takut dia datang ke Taiwan untuk mencari Guru Sun.”
“Tolong lindungi Pak Sun!”
“Taiwan, jaga beliau baik-baik!”
“Sun laoshi, hati-hati kalau keluar rumah!”


Reaksi Sun Derong: “Kalau saya takut, saya tidak akan gelar upacara”

Menanggapi kekhawatiran publik, Sun Derong, mentor sekaligus pelatih yang menemukan bakat Yu Menglong sejak awal, tetap tampil tenang.

 Ia telah menggelar dua upacara penghormatan untuk Yu, masing-masing pada 29 September dan 17 Oktober, yang berlangsung selama lima jam dan dihadiri hampir seratus penggemar.

Dalam upacara terakhir, para peserta membakar 3,6 miliar kertas uang arwah dan melepaskan balon berbentuk ikan sebagai simbol doa dan harapan agar “Yu kembali ke alam damai.”

Menjawab pertanyaan media pada 21 Oktober, Sun berkata:

“Kalau saya takut, saya tidak akan menggelar upacara ini. Saya hanya berusaha berhati-hati setiap kali keluar rumah.”

Ia juga mengaku menggunakan kendaraan berbeda setiap kali berangkat dan pulang untuk menghindari kemungkinan sabotase:

“Saya tahu kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Karena itu, saya selalu memberi kabar setiap hari — bahkan saat tidak ada apa-apa — agar semua orang tenang. Terima kasih atas kepedulian kalian.”


Teori-Teori yang Terus Menghantui

Misteri kematian Yu Menglong masih terus memicu spekulasi liar.

Teori-teori yang beredar di dunia maya mencakup dugaan bahwa Yu:

  • menolak menjadi korban eksploitasi seksual di industri hiburan,
  • memiliki bukti pencucian uang pejabat elit, atau
  • dijadikan “tumbal spiritual” untuk keberuntungan para pemimpin PKT.

Beberapa postingan bahkan menuding bahwa Yu sempat disekap dan disiksa sebelum akhirnya tewas, meskipun tidak ada bukti yang bisa diverifikasi.

Untuk saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai kabar pelarian Du Qiang ke Taiwan atau pekerjaannya di sana.

Namun, rumor-rumor itu telah memicu gelombang kecemasan besar di kalangan penggemar Yu, yang melihat kasus ini sebagai cermin gelap dari korupsi, eksploitasi, dan impunitas dalam dunia hiburan serta politik Tiongkok.


Apakah tragedi Yu Menglong sekadar kisah duka seorang artis muda — atau bagian dari drama besar yang menguak sisi tergelap kekuasaan di Tiongkok? — kini masih menjadi pertanyaan yang menggantung di benak jutaan orang.

Sumber : Visiontimes.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine