SURABAYA – Kokoon Hotel Surabaya, boutique hotel yang sarat dengan nuansa heritage, menjadi destinasi studi lapangan bagi puluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Ciputra, Sabtu (25/10/2025). Kunjungan industri ini difokuskan untuk mengulik strategi komunikasi pemasaran yang unik, yaitu dengan mengangkat nilai sejarah dan budaya melalui konsep living museum.
Sebagai hotel yang berdiri di kawasan Surabaya Utara yang kaya sejarah, Kokoon Hotel tidak hanya menawarkan kamar penginapan, tetapi juga menyuguhkan perjalanan waktu. Desain interior, arsitektur, dan koleksi benda-benda antik era 1990-an yang autentik di hotel ini dijadikan studi kasus nyata bagi para mahasiswa untuk memahami bagaimana elemen masa lalu dapat ditransformasi menjadi daya tarik komersial dan identitas brand yang kuat, di tengah gempuran hotel-hotel modern.
“Kami merasa bangga dapat menjadi salah satu destinasi pilihan program Kunjungan Industri dari mahasiswa dari universitas bergengsi seperti Universitas Ciputra,” ujar Wiweid A Widyastuti, perwakilan manajemen Kokoon Hotel Surabaya. “Hal ini menjadi bukti bahwa Kokoon tidak hanya hadir sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai ikon yang menarik untuk dikunjungi, ditelusuri, dan dipelajari sebagai bagian dari warisan budaya kota,” tambahnya.
Kunjungan ini tidak berhenti di teori. Para mahasiswa diajak melakukan tur heritage yang didampingi oleh Komunitas Pernak-Pernik Surabaya Lama (PSL), yang memberikan konteks sejarah yang mendalam. Rute jelajah dimulai dari Monumen Mobil Malaby, melewati Pasar Heritage Pabean, Klenteng Hok An Kiong, Rumah Perkumpulan Hwie Tiauw Kao, kemudian menginap dan belajar di Kokoon Hotel Surabaya, serta mengunjungi De Javasche Bank.
Kombinasi antara pembelajaran di kampus dengan observasi langsung di lapangan ini memberikan perspektif baru bagi peserta. Mereka dapat menganalisis secara langsung bagaimana sebuah merek dalam industri jasa dapat membangun narasi, membentuk persepsi, dan berkomunikasi dengan segmen pasar yang tertarik pada nilai budaya dan pengalaman autentik.
Dengan mayoritas tamu yang berasal dari mancanegara seperti Eropa, Tiongkok, dan Malaysia, Kokoon Hotel Surabaya membuktikan bahwa warisan lokal memiliki daya pikat global. Melalui kolaborasi strategis dengan akademisi dan komunitas sejarah, Kokoon berkomitmen untuk terus menjadi pelestari dan promotor aktif kekayaan sejarah Surabaya, sekaligus menjadi laboratorium hidup bagi calon-calon praktisi komunikasi dan pariwisata Indonesia.


