EtIndonesia. Belakangan ini, flu sedang merebak di berbagai daerah di Tiongkok dengan lonjakan tajam jumlah kasus infeksi, menyebabkan rumah sakit di banyak kota penuh sesak dengan pasien.
Pihak berwenang menyebutkan bahwa virus baru telah muncul, dan jumlah infeksi kali ini kemungkinan lebih banyak daripada tahun-tahun sebelumnya. Saat ini telah muncul kasus kematian, memicu kekhawatiran publik.
Wabah Meluas di Banyak Provinsi
Seorang orangtua di Shaanxi mengatakan dalam sebuah video pada 22 Oktober 2025 bahwa anaknya tertular flu, dan dari 31 anak di taman kanak-kanak, 17 anak sudah terinfeksi.
Dalam beberapa hari terakhir, flu juga merebak di Jiangsu, Hangzhou, Shanghai, dan Guangdong, dengan banyak anak-anak tertular dan bahkan satu keluarga bisa demam tinggi berulang kali.
Seorang orang tua di Guangdong berkata: “Gelombang flu kali ini sangat parah. Sekolah sampai mengeluarkan pemberitahuan — anak saya sudah empat hari tidak masuk sekolah karena demam selama empat hari, sekarang masih terus batuk. Sekolah mewajibkan anak benar-benar sembuh selama 48 jam dan membawa surat keterangan dokter sebelum boleh kembali ke sekolah.”
Di beberapa daerah di Zhejiang, rumah sakit anak penuh sesak, dan tidak ada obat khusus untuk mengatasi virus ini.
Seorang orang tua di Ningbo mengatakan, semua kamar rawat inap sudah penuh, tidak ada tempat tidur kosong sama sekali.
Peningkatan Kasus Menurut Data Resmi
Menurut laporan pemantauan flu terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok (CDC), jumlah kasus flu di provinsi-provinsi bagian selatan sedang meningkat.
Seorang dokter di Shanghai bernama Hu Yang mengatakan bahwa dari pengamatan di klinik, kasus flu saat ini sangat tinggi.
Di Taipei, dokter Chiang Kuan-Yu dari Rumah Sakit Umum Kota Taipei menjelaskan: “Flu adalah penyakit pernapasan dengan tingkat mutasi paling tinggi. Bagi lansia, virus ini juga merupakan patogen yang paling berpotensi menyebabkan penyakit parah.”
Virus Flu Tipe A (H3N2) Dominan — Musim Flu Datang Lebih Awal
Banyak pakar medis di daratan Tiongkok memperkirakan bahwa musim flu tahun ini datang lebih awal dan jumlah infeksinya akan jauh lebih banyak. Jenis virus yang dominan adalah influenza tipe A, subtipe H3N2.
Kasus Kematian di Hong Kong
Baru-baru ini, Hong Kong melaporkan satu kasus kematian akibat flu.
Sejak September, jumlah kasus flu di sekolah-sekolah Hong Kong meningkat tajam, dengan 12 kasus serius yang melibatkan anak-anak berusia 2 hingga 17 tahun, termasuk satu kasus meninggal dunia.
Saran Pencegahan
Profesor Liu, seorang ahli pengobatan Tiongkok di universitas negeri Kanada, memberikan saran: “Bagaimana cara mencegahnya?
Tetap jaga kebersihan pribadi, sering mencuci tangan, dan gunakan masker bila diperlukan.
Selain itu, tidur yang cukup, pola makan seimbang, olahraga teratur, dan hindari kelelahan berlebihan juga sangat penting.”
Sumber : NTDTV.com


