Dua Kali Disambar Petir dan Selamat, Seorang Pria Kini Punya “Kemampuan Memprediksi Badai”

EtIndonesia. Dikutip dari laporan Daily Mail pada 23 Oktober, seorang pria berusia 66 tahun bernama Danny Devine dari negara bagian Kentucky, Amerika Serikat, telah dua kali disambar petir. Setelah sambaran kedua, ia mengaku memperoleh kemampuan luar biasa untuk “merasakan datangnya badai” sebelum terjadi.

Peristiwa pertama terjadi pada tahun 2007, ketika keluarga Devine mengadakan pesta kolam renang untuk ulang tahun cucu mereka. Langit yang semula cerah tiba-tiba berubah menjadi mendung, hujan deras turun disertai petir. Saat semua orang bergegas masuk ke dalam rumah, Danny terkena sambaran petir saat menutup pintu logam.

Istrinya, Lisa, yang bekerja sebagai perawat, mengenang: “Petir masuk dari telapak tangannya dan keluar melalui telapak kakinya.”

Keluarganya segera menyadari bahwa Danny tidak bernapas dan tidak memiliki denyut nadi. Saat mereka memindahkannya, jantungnya kembali berdetak tidak teratur. Ia segera dilarikan ke rumah sakit dan berhasil diselamatkan.

Namun, ketika sadar, Danny kehilangan seluruh ingatan tentang istri dan keluarganya. Ia menjalani perawatan di rumah sakit selama tiga hari dan memerlukan tiga tahun untuk memulihkan ingatannya. Selama itu, ia menderita nyeri kronis, tinnitus (denging telinga), serta harus menjalani terapi wicara bertahun-tahun.

Sambaran petir kedua terjadi pada tahun 2023, ketika Danny sedang duduk di ruang tamu rumahnya.

Menjelang badai, Danny dan Lisa mencabut semua kabel listrik di rumah, namun mereka lupa mencabut kabel koaksial televisi. Tak lama kemudian, petir menyambar rumah mereka.

Lisa menceritakan, “Sebuah bola api biru besar muncul di depan televisi, melintas di depan saya, lalu mengenai Danny.”

Bola api itu melempar Danny dari sofa, namun kali ini ia tidak mengalami luka serius dan tidak perlu dibawa ke rumah sakit — meski sempat sangat terkejut.

Sejak kejadian itu, Danny mulai mengalami kemampuan aneh: ia bisa merasakan datangnya badai satu hingga dua hari sebelumnya, bahkan dapat menilai apakah badai tersebut besar atau kecil.

Para ahli medis menjelaskan bahwa sambaran petir dapat sementara mengubah polaritas listrik tubuh manusia. Namun Danny dan Lisa percaya bahwa perubahan polaritas itu bersifat permanen, bukan sementara. Walau memiliki kemampuan unik tersebut, Danny kini menjadi lebih mudah cemas setiap kali cuaca mulai mendung.

Artikel Daily Mail juga mengingatkan bahwa petir bisa menjalar secara horizontal hingga ratusan mil, sehingga meskipun tampak jauh, tetap bisa berbahaya. Rekor sambaran petir terpanjang tercatat pada tahun 2017, membentang 515 mil (sekitar 830 km) dari Texas Timur hingga Kansas City, menghasilkan lebih dari 116 kali sambaran dalam tujuh detik.

Setiap tahun, sekitar 40 juta sambaran petir mengenai tanah di Amerika Serikat. Negara bagian Florida dikenal sebagai “ibu kota petir dunia”. Menurut data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), lebih dari 2.000 orang terluka akibat sambaran petir setiap tahun.

Selain Florida, negara bagian Texas, Colorado, Carolina Utara, Alabama, Arizona, Georgia, Missouri, New Jersey, dan Pennsylvania juga mencatat jumlah kematian akibat sambaran petir tertinggi di AS. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine