Bulu putih itu berasal dari dalam rahim.
Oleh: Lee Pickett
Tanya:
Saya memperhatikan bahwa banyak kucing memiliki perut berwarna putih dan beberapa juga memiliki kaki putih, meskipun bagian tubuh lainnya berwarna berbeda. Apakah perut putih memang umum terjadi pada kucing seperti yang terlihat? Jika iya, mengapa begitu?
Jawab:
Perut putih memang umum ditemukan pada kucing, anjing, dan banyak spesies lainnya.
Kedua kucing tuxedo saya, misalnya, berwarna hitam dengan bagian bawah tubuh dan kaki berwarna putih — seolah-olah mereka mengenakan tuksedo hitam dengan kemeja dan kaus kaki putih.
Pola warna bulu seperti ini terjadi karena distribusi sel melanosit, yaitu sel yang mengandung pigmen melanin yang memberi warna pada kulit dan bulu.
Ketika janin kucing masih berupa embrio — masih berbentuk bola kecil — melanosit berkumpul di permukaan luar, tempat kulit dan bulu akan terbentuk, di sepanjang bagian yang kelak menjadi tulang punggung anak kucing.
Seiring perkembangan embrio, melanosit bermigrasi ke bawah, di sepanjang permukaan luar bola itu, menuju bagian yang akan menjadi perut dan kaki anak kucing.
Jika melanosit membelah dengan cepat, cukup banyak sel yang mencapai bagian bawah tubuh sehingga menghasilkan warna di sana.
Namun, jika sel pigmen membelah lebih lambat dan tidak mencapai jarak penuh, maka bagian perut anak kucing akan tidak memiliki pigmen dan tampak putih.

Tanya:
Anjing kami, Jingles, mengalami perut kembung yang parah. Saat ia buang angin, baunya sangat menyengat sampai bisa membuat seluruh ruangan kosong. Apa penyebab perut kembung pada anjing, dan apa yang bisa kami lakukan?
Jawab:
Anjing mengeluarkan gas yang mereka telan saat makan, serta gas yang dihasilkan oleh bakteri usus yang memfermentasi serat makanan dan karbohidrat yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan anjing.
Sebagian besar gas yang keluar tidak berbau, tetapi sebagian kecil yang dihasilkan oleh bakteri di usus besar mengandung hidrogen sulfida, yang berbau seperti telur busuk.
Cara mengatasi perut kembung bervariasi tergantung penyebabnya.
Misalnya, anjing ras pesek seperti bulldog menelan banyak udara saat makan karena mereka sulit bernapas melalui hidung.
Anjing yang makan terlalu cepat juga menelan udara berlebih.
Jika Jingles seperti itu, Anda bisa memperlambat cara makannya dengan:
- Meletakkan makanannya di puzzle feeder,
- Menggunakan mangkuk khusus (seperti Brake-Fast) yang memiliki penghalang di dalamnya,
- Atau meletakkan mangkuk terbalik di atas loyang datar, agar ia harus makan di sekelilingnya.
Selain itu, berikan makanan dalam porsi kecil beberapa kali sehari, bukan satu kali dalam jumlah besar.
Hentikan pemberian sisa makanan manusia atau makanan yang sering menyebabkan gas, seperti kedelai, kacang polong, dan buah-buahan.
Jangan beri Jingles susu, yogurt, keju, atau makanan yang mengandung laktosa.
Hindari karagenan, bahan pengental yang sering ditambahkan dalam makanan kaleng anjing.
Sebagian besar gas terjadi karena karbohidrat yang tidak tercerna terbawa ke usus besar, lalu difermentasi oleh bakteri penghasil gas.
Untuk mengetahui apakah itu penyebabnya pada Jingles, berikan hanya nasi putih dan air selama sekitar satu minggu.
Nasi tidak menghasilkan gas, jadi jika perut kembungnya berkurang, berarti makanannya merupakan bagian dari masalahnya.
Setelah itu, perlahan kembalikan ke diet dengan nasi sebagai sumber karbohidrat utama, atau mintalah dokter hewan merekomendasikan diet rendah residu — yaitu makanan dengan bahan yang sangat mudah dicerna, sehingga meninggalkan sedikit sisa untuk difermentasi bakteri.
Penelitian juga menunjukkan bahwa probiotik dapat sangat membantu mengurangi gas pada anjing.
Probiotik membantu menyeimbangkan bakteri “baik” di usus, seperti FortiFlora, Prostora, atau Proviable.
Akhirnya, perlu diketahui bahwa anjing dengan parasit usus atau gangguan pencernaan yang memengaruhi penyerapan nutrisi sering menghasilkan gas berlebih.
Jadi, jika langkah-langkah di atas belum berhasil mengatasi masalah Jingles, bawalah ia ke dokter hewan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pembaca yang terhormat: Kami senang mendengar masukan Anda! Topik apa yang ingin Anda baca selanjutnya? Kirimkan saran dan tips Anda ke [email protected].
Lee Pickett, VMD, adalah dokter hewan yang berpraktik dalam bidang pengobatan hewan pendamping di Carolina Utara.
Hubungi beliau melalui situs AskTheVet.pet.
Hak cipta © 2024 Lee Pickett, VMD.
Didistribusikan oleh Creators.com.
Sumber : Theepochtimes.com


