ETIndonesia. Pada Minggu (26/10/2025), Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba di Malaysia untuk menghadiri upacara penandatanganan perjanjian perluasan gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja, serta mencapai kesepakatan dagang dengan Malaysia, Thailand, dan Kamboja.
Setibanya di Malaysia, Trump disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat. Meski baru menempuh penerbangan panjang selama 23 jam, ia tetap ikut menari bersama warga yang menyambutnya, menciptakan suasana penuh semangat dan kegembiraan.
Dalam KTT AS–ASEAN yang digelar di Kuala Lumpur, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat kini berada dalam “era keemasan” dan akan bekerja sama dengan negara-negara di kedua sisi Samudra Pasifik untuk menciptakan kemakmuran luar biasa.
“Saya ingin menyampaikan kepada seluruh negara Asia Tenggara bahwa Amerika Serikat sepenuhnya mendukung kalian. Kami berkomitmen untuk menjadi mitra dan sahabat yang kuat bagi kalian, dari generasi ke generasi,” kata Trump.
Kunjungan pertama Trump di Asia ini, yakni ke Malaysia, juga bertujuan untuk menyaksikan penandatanganan perjanjian gencatan senjata yang lebih luas antara Kamboja dan Thailand. Sebelumnya, pada Juli, Trump telah membantu kedua negara tersebut mengakhiri konflik berdarah di perbatasan.
Trump menambahkan: “Ini sungguh luar biasa, karena kami berhasil melakukan sesuatu yang banyak orang anggap mustahil. Dengan perjanjian damai ini saja, kami telah menyelamatkan jutaan nyawa.”
Trump kemudian memimpin para pejabatnya untuk menandatangani sejumlah kesepakatan dagang dengan Thailand, Kamboja, dan Malaysia — mencakup investasi di Amerika Serikat serta kebijakan tarif — guna memperkuat kerja sama antara AS dan negara-negara ASEAN.
Menurut pernyataan bersama yang diumumkan Gedung Putih pada Minggu, Amerika Serikat akan menetapkan tarif sebesar 19% untuk sebagian besar produk dari Thailand, Kamboja, dan Malaysia.
Selain itu, Trump juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.
Setelah pertemuan tersebut, Gedung Putih menyatakan bahwa kedua negara telah mencapai kesepakatan terkait perdagangan timbal balik dan mineral penting.
Usai kunjungan ke Malaysia, Trump dijadwalkan menuju Jepang untuk bertemu dengan perdana menteri baru, Sanae Takaichi, lalu melanjutkan perjalanan ke Korea Selatan untuk bertemu dengan pemimpin PKT Xi Jinping. (Hui/asr)
Laporan oleh Yan Feng dan Yi Long – NTDTV


