Ahli Gizi: Mengapa Enam Jenis Makanan Ini Baik untuk Kulit

EtIndonesia. Beberapa jenis makanan sehari-hari mengandung nutrisi yang dapat membantu melawan penuaan, memperbaiki warna kulit dan elastisitasnya, serta melindungi kulit dari kerusakan. Menurut Keri Gans, ahli gizi terkenal dan ahli diet terdaftar dari New York, pola makan berperan besar dalam menentukan kesehatan kulit secara keseluruhan. 

Berikut penjelasannya tentang mengapa enam jenis makanan berikut bermanfaat bagi kulit.

1. Almond

Almond merupakan sumber asam lemak dan antioksidan yang baik, serta kaya akan vitamin E.

Sebuah penelitian awal dari Klinik Dermatologi Universitas California, Davis, menunjukkan bahwa wanita pascamenopause yang mengkonsumsi sekitar 2 ons (sekitar 30 gram) almond per hari selama 16 minggu mengalami penurunan signifikan dalam tingkat keparahan dan lebar keriput, dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengkonsumsinya.

2. Ikan Salmon

Penelitian menunjukkan bahwa salmon dan jenis ikan berlemak lainnya kaya akan asam lemak Omega-3, yang dapat memperkuat fungsi pelindung kulit, mengurangi peradangan akibat sinar ultraviolet (UV), serta mencegah hiperpigmentasi.

Omega-3 juga membantu menarik kelembapan ke dalam sel-sel kulit, membuat kulit tampak kenyal dan mengurangi keriput.

3. Stroberi

Satu cangkir stroberi mengandung 108% dari kebutuhan harian vitamin C tubuh.

Vitamin C berperan penting dalam pembentukan kolagen — semakin banyak kolagen, semakin kencang kulit wajah.

 Selain itu, vitamin C juga membantu memperbaiki dan menjaga DNA, serta meningkatkan kemampuan regenerasi sel kulit.

4. Ubi Jalar (Kentang Manis)

Ubi jalar kaya akan vitamin A, antioksidan kuat yang berfungsi mempertahankan dan memperbaiki sel kulit, melawan radikal bebas penyebab penuaan dini, serta menghambat pertumbuhan sel kanker kulit.

Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kulit kering dan bersisik.

Sebuah ubi jalar berukuran sedang mengandung vitamin A sekitar dua kali kebutuhan harian pria dan tiga kali kebutuhan harian wanita.

5. Kacang Arab (Chickpea)

Kacang Arab, serta jenis kacang-kacangan lainnya, mengandung seng (zinc) — antioksidan kuat dengan sifat anti-inflamasi.

Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan seng dapat mengganggu produksi sebum (minyak alami kulit) yang penting untuk menjaga kesehatan kulit, dan dapat menyebabkan jerawat pada berbagai usia.

6. Cokelat Hitam (Dark Chocolate)

Cokelat hitam mengandung flavanol, senyawa yang dapat membantu menetralkan efek buruk paparan sinar matahari dan bahkan memperbaiki kerusakan kulit akibat sinar UV.

Sebuah studi menemukan bahwa konsumsi rutin kakao yang kaya flavanol berdampak positif terhadap elastisitas dan kerutan wajah.

Namun perlu diingat, meskipun cokelat hitam memiliki manfaat bagi kulit, konsumsi harian sebaiknya tidak melebihi 1 ons (sekitar 30 gram). (Hui/asr)

Laporan disusun oleh Jin Jing / Disunting oleh Lin Qing)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine