Sebelum pertemuan resmi antara pemimpin partai komunis Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung pada 1 November, kedua pihak saling bertukar hadiah. Saat Xi memberikan dua unit ponsel Xiaomi, Lee langsung menanyakan, “Bagaimana dengan keamanan komunikasinya?” Xi pun menjawab sambil tersenyum canggung, “Coba lihat saja apakah ada backdoor.”
EtIndonesia. Menurut laporan JoongAng Ilbo Korea Selatan, sebelum pertemuan dimulai, Lee Jae-myung memberikan hadiah berupa satu set peralatan minum teh porselen putih, papan go dari kayu cemara, dan nampan bundar dengan hiasan pernis dan mutiara.
Sebagai balasan, Xi Jinping memberikan dua ponsel buatan Tiongkok (Xiaomi), perangkat teh tradisional, pena kaligrafi dengan gagang giok, serta batu tinta dan tinta padat dari Huizhou.
Namun, suasana menjadi agak lucu ketika Xi memperkenalkan hadiahnya. Ia menyarankan agar Lee menggunakan perangkat teh tersebut untuk minum teh Kungfu (teh tradisional Tiongkok). Setelah mendengar terjemahannya, Lee tersenyum dan berkata, “Kalau untuk minum teh Pu’er juga bagus.”
Momen paling menarik terjadi ketika pejabat Tiongkok memperkenalkan dua ponsel Xiaomi tersebut dan menyebut bahwa layar lengkungnya dibuat di Korea. Lee dengan cepat menimpali, “Apakah keamanan komunikasinya sudah dijamin?” Ucapan itu membuat semua orang di ruangan tertawa.
Mendengar terjemahan itu, Xi Jinping tersenyum kikuk lalu menjawab, “Lihat saja nanti, apakah ada backdoor (celah tersembunyi).” Lee Jae-myung pun langsung bertepuk tangan sambil tertawa lebar.
Di luar konteks humor itu, ponsel Xiaomi kerap dicurigai di luar negeri karena dugaan adanya perangkat lunak tersembunyi (backdoor) yang dapat mencuri data pribadi atau memantau aktivitas pengguna. Pada Agustus tahun ini, Apple dan Samsung bahkan menuduh Xiaomi melakukan “ambush marketing” (pemasaran curang) yang merugikan citra merek mereka.
Menanggapi kejadian tersebut, banyak warganet berkomentar di Facebook:
- “Siapa berani pakai? Bisa disadap.”
- “Memberi ponsel mata-mata, tapi tak masalah, katanya kan saudara baik.”
- “Hadiah yang dikasih malah ponsel murahan Xiaomi.”
- “Apakah Xiaomi lebih bagus dari Samsung? Presiden Korea sebaiknya tetap pakai produk dalam negeri.” (Hui)
Disadur dari New Tang Dynasty News /Wen Bin


