Seorang Pria Menjerit Kesakitan Saat ke Rumah Sakit — Ternyata Seekor Kumbang Masuk ke Dalam Telinganya Saat Tidur

EtIndonesia. Seorang pria di negara bagian Indiana, Amerika Serikat, menjerit kesakitan di rumah sakit hingga para dokter mengira ia sedang mengalami gangguan mental akibat penggunaan narkoba. Namun setelah diperiksa, ternyata seekor kumbang bersembunyi di dalam telinganya.

Kejadian ini menimpa Brendan Doyle, pria berusia 31 tahun. Ia menceritakan kepada Daily Mail bahwa beberapa hari lalu ia tertidur di sofa, dan ketika terbangun, ia mendengar suara gesekan tajam di telinga kanannya. Panik, ia langsung berteriak, “Ada sesuatu di telinga saya!” dan segera bergegas ke rumah sakit ditemani istrinya.

Setibanya di rumah sakit, teriakan kesakitannya begitu keras hingga perawat dan dokter sempat mengira ia sedang berhalusinasi karena obat-obatan terlarang. Namun setelah diperiksa lebih dekat, para perawat menemukan seekor kumbang hitam sepanjang sekitar 5 sentimeter di dalam telinganya.

Proses pengeluaran kumbang tersebut memakan waktu sekitar satu jam. Perawat menggunakan salep dan kapas untuk membunuh serangga itu sebelum mengeluarkannya. Prosesnya sangat menyakitkan bagi Doyle.

“Itu benar-benar menakutkan,” katanya. “Setiap suara yang ditimbulkan kumbang itu terdengar sangat keras karena letaknya begitu dekat dengan telinga bagian dalam. Dan kumbang itu punya capit, jadi dia terus menjepit bagian dalam telinga saya.”

Pasangan tersebut kemudian menduga bahwa sofa tempat Doyle tidur baru dibeli seminggu sebelumnya, dan kemungkinan kumbang itu sudah berada di dalam sofa sejak masih disimpan di gudang.

Serangga seperti kumbang biasanya tertarik pada cahaya, kehangatan, atau tempat lembab, sehingga terkadang masuk ke telinga manusia saat orang sedang tidur, terutama di malam hari.
Kecoa bahkan lebih sering melakukan hal ini karena mereka tertarik pada asam lemak yang terdapat dalam kotoran telinga manusia.

Serangga yang masuk ke dalam telinga sering kali tidak bisa keluar sendiri.
Menurut Sekolah Kedokteran Universitas Stanford, cara aman untuk mengeluarkan benda asing atau serangga dari telinga adalah dengan:

  • memiringkan kepala agar telinga menghadap ke bawah dan digoyang perlahan;
  • jika serangga masih hidup, teteskan sedikit minyak sayur untuk membuatnya mati lemas;
  • jika sudah mati, bisa dibilas dengan air hangat.

Jangan pernah menggunakan pinset atau cotton bud, karena dapat mendorong serangga lebih dalam ke telinga.

Orang yang kemasukan serangga ke telinga mungkin akan mengalami pembengkakan, bau tidak sedap, keluar nanah, gangguan pendengaran, atau demam. Jika tidak segera diobati, serangga dapat menembus gendang telinga, menyebabkan rasa sakit hebat, pusing, atau tinnitus (denging di telinga). (Hui/asr)

Laporan diterjemahkan oleh Jin Jing / Lin Qing

INSPIRASI ERABARU

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

Lima Tanda di Pagi Hari yang Menunjukkan Tubuh Anda dalam Kondisi Baik

Banyak masalah kesehatan kronis tidak menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk menunjukkan keberadaannya. Menit-menit setelah bangun tidur dapat menjadi jendela yang memperlihatkan apa yang dilakukan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine