Polwan di Suzhou, Tiongkok Tabrak Anak-anak, Malah Periksa Kerusakan Motornya Sendiri — Picu Kemarahan Publik

Pada 8 November 2025, dalam acara Hari Terbuka Kepolisian Suzhou ke-8, seorang polisi wanita yang mengendarai sepeda motor menabrak beberapa anak kecil. Namun alih-alih memeriksa kondisi korban, ia justru memeriksa kerusakan pada motornya sendiri, yang memicu kemarahan luas di kalangan publik

EtIndonesia. Acara Hari Terbuka Kepolisian Suzhou ke-8 diadakan pada 8–9 November 2025 di alun-alun Pusat Seni dan Budaya Suzhou, dengan berbagai zona pameran tematik yang menarik banyak pengunjung.

Dalam sebuah video yang beredar, terlihat unit polisi lalu lintas bermotor bersiap untuk tampil dalam pertunjukan. Tiba-tiba, seorang polisi wanita kehilangan kendali atas motornya setelah menyalakan mesin, lalu meluncur ke arah kerumunan penonton dan menabrak beberapa anak kecil. Suara teriakan kaget pun terdengar di lokasi, dan sejumlah warga berteriak, “Selesai sudah! Terjadi kecelakaan!”

Salah satu anak laki-laki berbaju merah terpental beberapa meter akibat tabrakan dan jatuh ke tanah sambil menangis kesakitan. Ibunya segera berlari memeluknya dan memeriksa lukanya; tampak kaki anak tersebut mengalami cedera serius dan ia tidak dapat berdiri sendiri.

Saat itu, area tersebut telah dipasangi garis pembatas, dan beberapa polisi sedang menjaga ketertiban. Setelah kecelakaan terjadi, dua polisi langsung berlari ke lokasi dan memindahkan anak yang terluka serta orang tuanya ke dalam area di balik garis pembatas.

Namun, polisi wanita yang menabrak anak-anak tersebut tidak segera memeriksa kondisi korban. Ia malah lebih dulu memeriksa sepeda motornya untuk melihat apakah ada kerusakan. Kemudian ia berlari ke arah rekan-rekannya untuk meminta bantuan menegakkan motor itu, tanpa sedikit pun menghampiri atau memeriksa keadaan anak-anak yang terluka.

Sikap acuh tak acuh polisi wanita itu terhadap anak-anak yang terluka menimbulkan kemarahan besar. Di platform X, banyak warganet yang mengecam:

“Petugas ini benar-benar keterlaluan. Tindakan kecil ini menunjukkan bahwa keselamatan rakyat sama sekali bukan prioritas bagi mereka. Yang mereka pikirkan hanya stabilitas, kepatuhan pada perintah, menjaga citra, dan melindungi fasilitas publik.”

“Ini polisi wanita… jelas tidak mampu mengendalikan motor besar seperti itu, dan setelah menabrak malah tidak peduli pada anak-anak. Ia malah pergi ke polisi lain untuk mencari penghiburan, bahkan ada polisi pria yang menepuk punggungnya. Ironis sekali, di Tiongkok, anak-anak benar-benar menjadi korban — bahkan polisi pun kini ikut menabrak anak.”

“Pemandangan ini sungguh absurd — mesin lebih penting dari nyawa, upacara lebih penting dari kenyataan, propaganda lebih penting dari manusia. Dalam sistem seperti ini, anak-anak hanyalah latar, rakyat hanyalah alat. Nyawa manusia tidak lebih berharga daripada selembar besi. Ketika kekuasaan berada di atas kehidupan, keselamatan hanyalah slogan. Saat ketidakpedulian menjadi naluri sistemik, tangisan anak pun takkan terdengar.”

“Kelihatannya dia sedang menjelaskan ke rekan sesama polisi bahwa tangannya keseleo atau tidak bisa mengendalikan motor — tipikal perilaku orang yang lebih dulu membela diri ketimbang memikirkan akibat dari perbuatannya.”

Seorang warganet menambahkan, “Motor BMW yang dipakai polisi lalu lintas Jiangsu itu harganya hampir 100 ribu yuan — berapa harga nyawa manusia dibanding motor itu?”

Ketika wartawan New Tang Dynasty menelusuri platform Douyin (TikTok versi Tiongkok) pada 9 November, ditemukan bahwa tim polisi bermotor Jiangsu tetap tampil seperti biasa hari itu, sementara video terkait insiden tabrakan dengan anak-anak sudah tidak bisa ditemukan — kemungkinan telah dihapus. (Hui)

Laporan oleh Luo Tingting / Zhu Xinrui

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine