Kapal Nelayan Tiongkok Terbalik di Lepas Pantai Korea Selatan, 9 Orang Hilang

EtIndonesia. Sebuah kapal nelayan asal Tiongkok terbalik pada 10 November 2025 pagi di perairan dekat Kota Gunsan, Korea Selatan, menyebabkan sembilan orang hilang. Sehari sebelumnya, kapal nelayan Tiongkok lain juga terbalik di dekat perairan Korea, menewaskan dua orang dan membuat tiga lainnya hilang.

Menurut laporan Yonhap News, insiden itu terjadi sekitar pukul 8:53 pagi waktu setempat, di sekitar 150 kilometer barat daya dari Pulau Oeyeondo, Gunsan, Provinsi Jeolla Utara, Korea Selatan.

Kapal yang terlibat merupakan kapal penangkap ikan jenis “drift net” berbobot 99 ton asal Yingkou, Tiongkok. Di kapal tersebut terdapat 11 awak, dua di antaranya berhasil diselamatkan oleh kapal barang yang kebetulan melintas di area kejadian, sementara sembilan orang lainnya masih hilang dan belum diketahui nasibnya.

Setelah kejadian, pihak Korea segera mengerahkan empat kapal patroli dan satu helikopter untuk melakukan pencarian dan penyelamatan di lokasi.

Sehari sebelumnya, sebuah kapal nelayan Tiongkok juga terbalik di perairan dekat Pulau Geojedo, Provinsi Jeolla Selatan. Menurut pihak berwenang Tiongkok, kapal tersebut membawa 11 orang, dengan 6 berhasil diselamatkan, 2 meninggal dunia, dan 3 masih hilang.

Saat ini merupakan musim puncak penangkapan kepiting biru Korea (blue crab), dan jumlah kapal nelayan Tiongkok yang melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Korea meningkat tajam. 

Yonhap News mengutip data dari Penjaga Pantai Korea yang menunjukkan bahwa sejak dimulainya musim penangkapan kepiting pada September hingga Oktober tahun ini, rata-rata terdapat 190 kapal nelayan Tiongkok per hari yang melakukan penangkapan ilegal di sekitar garis batas utara perairan barat Korea — meningkat 30 hingga 40 kapal dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dalam waktu yang sama, Korea Selatan telah menahan dua kapal nelayan Tiongkok dan mengusir sebanyak 411 kapal lainnya dari wilayahnya.

Kegiatan penangkapan ikan ilegal oleh kapal nelayan Tiongkok di perairan Korea Selatan sudah berlangsung lama dan sering kali menyebabkan bentrokan dengan Penjaga Pantai Korea. 

Media Korea sebelumnya melaporkan bahwa untuk menghindari patroli penjaga pantai, banyak kapal nelayan Tiongkok nekat melaut pada malam hari di tengah angin kencang dan ombak besar. Saat dikejar oleh aparat Korea, mereka sering kali kabur dengan panik, sehingga menyebabkan kecelakaan kapal terbalik yang berulang.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine