Belakang ini, sebuah video yang memperlihatkan seorang pria paruh baya di Jiangsu memukuli ibu kandungnya yang berusia 93 tahun menjadi viral dan memicu kemarahan luas netizen.
EtIndonesia. Video yang beredar menunjukkan sekitar pukul 18.00 pada 10 November 2025, pria tersebut dengan nada keras menanyai wanita tua itu, lalu berulang kali menampar, menarik rambut, dan memukulinya. Sang lansia meraung kesakitan, namun pelaku terus memukulinya.
Setelah itu sang lansia lari ke dapur untuk berlindung, pria itu mengejarnya, menarik rambutnya, mendorongnya hingga terjatuh ke lantai, lalu melanjutkan pemukulan. Usai memukuli, pria itu kembali ke ruang tamu seolah tak terjadi apa-apa—melanjutkan main komputer dan makan—sementara masih mengumpat.
Media daratan melaporkan kejadian ini terjadi di Distrik Wujin, Kota Changzhou, Provinsi Jiangsu. Pada 11 November, pejabat setempat menyatakan bahwa pihak berwenang sedang menyelidiki; pihak-pihak dalam video memang terkonfirmasi memiliki hubungan ibu-anak, dan sebuah pengumuman resmi segera akan dikeluarkan.
Pelaku adalah anak kandung korban. Seorang saudara perempuan (putri) mengatakan sang ibu telah lama dipukuli oleh anak itu dan bahwa pihak keluarga telah melapor ke polisi. Sang putri mengatakan ini bukan pertama kali kakaknya memukul ibu; upaya untuk menasihatinya berkali-kali tak pernah berhasil, sehingga ia akhirnya mengunggah video itu ke internet.
Pada 11 November, pemerintah kota Jiaze, Kecamatan Wujin, merilis pernyataan resmi bahwa pada 10 November pukul 18:16 polisi menerima informasi bahwa Yang (nama keluarga) terlibat cekcok dengan ibunya, Chen (nama keluarga), terkait hal sepele dan kemudian melakukan penganiayaan. Saat ini, Yang telah ditangkap.
Pada 12 November, Kepolisian Cabang Wujin, Kepolisian Kota Changzhou, menerbitkan pemberitahuan bahwa Yang (55 tahun) telah ditahan secara pidana, dan sang ibu kini diambil kembali perawatannya oleh kerabat garis lurus yang lain.
Setelah video tersebar, amarah netizen meledak. Ada yang mengusulkan bergabung untuk menghajar Yang, ada yang menyerukan agar pelaku dijatuhi hukuman berat.
Komentar netizen antara lain:
- “Berani menyerang ibu sendiri tanpa belas kasihan, menampar bertubi-tubi, menarik rambut sampai menjatuhkan—lebih hina dari binatang! Sama sekali tak berperikemanusiaan!”
- “Di dunia ternyata ada anak seperti ini—ibu 93 tahun dipukul oleh anak kandung sendiri. Ini masih manusia? Tak ada rasa kemanusiaan! Ibu itu hampir mengorbankan nyawanya untuk melahirkan anak, tapi berakhir seperti ini—sungguh gila.”
- “Di akhir video dia berkata ‘orang tua itu tak layak hidup’ (bunyi hinaan).” “Sungguh mengerikan! Tak bisa ditolerir — pelaku harus dihukum mati!” “93 tahun, diperlakukan seperti ini, pasti bukan kali pertama—ini keterlaluan!”
- “Berapa banyak lansia lain yang menderita hal serupa tanpa diketahui? Memelihara anak belum tentu dapat melindungi hari tua. Ini tak bisa dimaafkan, harus dihukum berat.”
“Harus dihukum berat! Anak durhaka seperti ini adalah ibarat setan, layak dipenjara seumur hidup!” tulisan serupa juga memenuhi kolom komentar. (Hui)
Li Enzhen/NTDTV.com


