ICE Terus Deportasi Imigran Ilegal — 150 Pelaku Kejahatan Seks terhadap Anak Ditangkap di Florida

EtIndonesia. Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) terus melakukan operasi nasional untuk memburu para imigran ilegal yang memiliki catatan kriminal. Dalam operasi terbaru di negara bagian Florida, pihak berwenang menangkap 150 imigran ilegal yang terlibat dalam kejahatan seksual terhadap anak. 

“Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem menyatakan bahwa 150 imigran ilegal pelaku kejahatan seksual terhadap anak telah ditangkap dalam sebuah operasi di Florida. Operasi ini diberi nama ‘Criminal Removal Operation’ atau Operasi Deportasi Penjahat,” demikian Reporter NTD Television, Jason Blair, melaporkan. 

Menteri Keamanan Dalam Negeri, Kristi Noem mengatakan: “Para pelaku ini bukan hanya pelaku kejahatan seksual biasa, mereka menjadikan anak-anak sebagai target. Ke-150 orang ini akan diproses sesuai hukum. Dengan penangkapan ini, anak-anak kita akan lebih aman.”

Ia juga menegaskan bahwa operasi tersebut dilakukan dengan dukungan penuh Gubernur Florida, Ron DeSantis. DHS berharap model operasi seperti ini dapat diterapkan di seluruh negeri.

Jason Blair menambahkan: “Laporan terbaru dari Departemen Keamanan Dalam Negeri menunjukkan bahwa serangan dan ancaman pembunuhan terhadap petugas penegak hukum meningkat hingga 8.000%.”

Sejak  Juni, protes terhadap ICE (Imigrasi dan Bea Cukai AS) marak terjadi di berbagai negara bagian. ICE juga terus menghadapi berbagai tuduhan.

Jason Blair melanjutkan: “Bulan lalu, Gubernur Illinois, J.B. Pritzker, menuduh ICE bahwa dalam sebuah penggerebekan di sebuah gedung apartemen di Chicago, mereka mengikat anak-anak dengan kabel pengikat dan menahan warga negara AS selama beberapa jam.”

DHS menanggapi tuduhan tersebut sebagai fitnah. Mereka menjelaskan bahwa dalam operasi berisiko tinggi, semua lembaga penegak hukum memiliki prosedur standar untuk menahan sementara individu yang tidak menimbulkan ancaman, demi mencegah bahaya dan melindungi semua pihak yang terlibat.

Jason Blair kemudian menambahkan: “Pada  Juli, para pejabat ICE membantah klaim bahwa ICE melakukan patroli acak tanpa sasaran operasi yang jelas.”

Agen ICE, Andres, menegaskan: “Kami memiliki target, kami tahu siapa yang harus ditangkap, dan kami memiliki rencana sebelum operasi dimulai. Kami tidak keluar untuk menangkap orang secara acak.” (jhon)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine