EtIndonesia. Chen Aju, seorang lansia dari Desa Jiangbian, Jalan Huangtian, Yongjia, Wenzhou, Zhejiang, Tiongkok kini telah berusia 101 tahun. Rahasia panjang umurnya hanya satu kalimat sederhana: “Mau makan ya makan, mau tidur ya tidur, yang paling penting adalah bahagia.”
Menurut laporan Wenzhou Metropolitan Daily, Chen Aju adalah satu-satunya warga yang berusia lebih dari seratus tahun di daerah tersebut.
Saat wartawan berkunjung baru-baru ini, ia sedang beristirahat di dalam rumah. Rambutnya yang pendek tampak rapi, ia mengenakan atasan ungu dan celana biru tua, terlihat sangat segar dan bersemangat.
“Dia menjalani hidup dengan sangat teratur, dan juga seorang nenek yang suka tampil rapi,” kata putra sulungnya, Zhang Chongyi. “Pakaian yang akan dipakainya harus licin tanpa kusut sedikit pun. Saat berusia 90-an, dia masih sering naik bus sendirian ke kota Yongjia, ke daerah Shangtang, untuk membeli pakaian.”
Setiap pagi sekitar pukul 08.00, nenek Chen bangun tidur, mencuci muka, lalu duduk di depan cermin dan menyisir rambutnya dengan sisir kayu hingga rapi. Setelah sarapan, ia mulai membersihkan rumah dan halaman. Jika tidak ada kegiatan, ia pergi ke paviliun di tepi jembatan dekat desa untuk berbincang dengan para lansia lainnya.
Meskipun sudah lanjut usia, nenek Chen sangat cepat belajar. Ia cukup mahir menggunakan peralatan rumah tangga dan ponsel. Saat mencuci pakaian, ia masih memisahkan pakaian sesuai jenisnya — pakaian dalam yang ringan dicuci dengan tangan, sedangkan jaket tebal dimasukkan ke mesin cuci.
Ia memiliki dua putra dan tiga putri. Semasa muda, hidupnya tidak mudah — selain mengurus rumah tangga dan bekerja di ladang, ia juga mencari tambahan penghasilan dengan pekerjaan menjahit bordir tradisional (“tiao hua”).
Ketika ditanya tentang rahasia panjang umurnya, nenek Chen menjawab: “Saya makan apa saja, tidak pilih-pilih makanan, dan tidur nyenyak.”
Ia menjalani hidup dengan santai. Biasanya tidur sekitar pukul 8 malam, dan untuk makan siang serta malam ia selalu mengkonsumsi sayuran hasil tanam sendiri. Hingga kini, ia tidak pernah menderita penyakit “tiga tinggi” (tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, atau kolesterol tinggi).
Selain itu, ia dikenal memiliki hati yang tenang dan ramah. Sepanjang hidupnya, ia tidak pernah bertengkar atau berselisih dengan siapa pun.
“Jangan terlalu ikut campur urusan orang lain, yang penting diri sendiri bahagia,” katanya. (Hui/asr)
Sumber : NTDTV.com


