EtIndonesia. 15 November 2025 kembali menjadi salah satu hari paling dramatis dalam perang Rusia–Ukraina. Dalam rentang 48 jam, Ukraina melancarkan serangkaian serangan udara ke wilayah inti Rusia, menargetkan kilang minyak, pelabuhan strategis, serta infrastruktur militer. Di darat, pertempuran di Red Army Village dan Mynograd memanas, dengan kedua pihak mengalami kerugian berat.
SERANGAN UDARA UKRAINA KE WILAYAH RUSIA
Rostov-on-Don: Langit Dipenuhi Drone Ukraina
Pada malam 15 November 2025, warga Rostov merekam puluhan objek terbang bergerak perlahan di langit. Cahaya yang dipancarkan seperti bintang bergerak, diduga berasal dari nyala mesin drone Ukraina. Menurut laporan lokal, salah satu target utama adalah sebuah kilang minyak strategis di Rostov.
Volgograd (Stalingrad): Rudal Rusia Salah Sasaran, Hantam Apartemen Warga
Di Volgograd, yang dahulu dikenal sebagai Stalingrad, Ukraina melancarkan serangan drone pada 15 November 2025.
Ketika sistem artileri pertahanan udara Rusia menembakkan peluru penangkis drone, tembakan justru meleset dan menghantam gedung apartemen warga.
Rekaman menunjukkan:
- bagian atap gedung terbakar hebat,
- puing logam yang masih menyala diyakini sebagai pecahan rudal pertahanan udara Rusia,
- terdengar teriakan warga yang ketakutan.
Drone Ukraina tipe Liudi terlihat melintas perlahan di langit sebelum sejumlah ledakan beruntun—sedikitnya sepuluh—mengguncang kota.
Samara: Kilang Minyak Rusia Jadi Sasaran
Masih pada 15 November 2025, gelombang drone Ukraina mencapai wilayah Samara, Rusia bagian tengah.
Warga melaporkan terjadinya beberapa ledakan di area kilang minyak. Rekaman memperlihatkan:
- suara sirene udara meraung,
- dengungan drone berulang kali terdengar,
- rentetan senapan mesin Rusia menembak ke langit tanpa henti.
SERANGAN BESAR NOVOROSSIYSK
Menyusul serangan pada 15 November 2025, rekaman baru dari 13–14 November 2025 kembali tersebar luas, kali ini direkam oleh awak kapal Turki yang berada di Pelabuhan Novorossiysk—pelabuhan minyak terbesar Rusia di Laut Hitam.
Dalam video dramatis tersebut terlihat:
- depot minyak Rusia dihantam tepat sasaran dan meledak hebat,
- kobaran api menjulang tinggi seperti menembus langit,
- rudal pertahanan udara Rusia diluncurkan namun tak mampu menghalau seluruh drone,
- flare ditembakkan Rusia untuk menerangi langit,
- salah satu drone Ukraina melintas sangat dekat dengan kamera sebelum ditembak jatuh dan meledak, menerangi seluruh layar dengan cahaya terang.
Novorossiysk merupakan pusat ekspor minyak Rusia dengan kapasitas 2,2 juta barel per hari, sehingga serangan ini memukul jantung infrastruktur energi negara tersebut.
SITUASI DARAT: RED ARMY VILLAGE
Rusia Menumpuk Pasukan, Kerugian Berat Tercatat
Laporan militer Ukraina mencatat bahwa selama 10–15 November 2025, Rusia terus mengalirkan pasukan ke Red Army Village.
Data kerugian Rusia (klaim Ukraina):
- 524 tentara tewas,
- ratusan lainnya terluka,
- 55 unit alat berat hancur,
- lebih dari 300 drone Rusia ditembak jatuh.
Rekaman dari Brigade ke-425 Ukraina memperlihatkan:
- pasukan segera berlindung ketika mendeteksi drone musuh,
- perang parit besar-besaran di garis depan,
- pertempuran intens terutama di jalur antara Seredove – Red Army Village, jalur logistik utama Rusia.
Ukraina menggunakan kombinasi drone pengintai dan artileri jarak jauh untuk menutup jalur suplai tersebut.
PETA MEDAN TEMPUR MENURUT BLOGGER MILITER RUSIA
Blogger militer Rusia Rayba merilis pembaruan peta yang menunjukkan:
- Rusia masih menguasai bagian selatan dan tengah Red Army Village.
- Bagian utara tetap menjadi area perebutan sengit.
- Rusia memusatkan serangan ke area Rodysk, berupaya membentuk “kantong pengepungan”.
- Pada 13 November 2025, Rusia mengklaim berhasil masuk ke selatan kota Mynograd, merebut kompleks tambang batu bara dan menurunkan bendera Ukraina.
Mynograd, kota memanjang dari utara ke selatan, memiliki kawasan tambang padat bangunan di bagian selatan—membuat pertempuran kota di wilayah ini akan sangat sulit dan berisiko tinggi.
KERUGIAN UKRAINA DI LAPANGAN
Rusia merilis rekaman drone yang memperlihatkan sejumlah kendaraan Ukraina yang hancur, termasuk:
- IFV Stryker (AS),
- kendaraan lapis baja Kanada,
- BTR-4 Ukraina,
- MRAP MaxPro (AS),
- M113 APC,
- kendaraan komando M577,
- kendaraan lapis baja Turki.
Di satu ruas jalan, terlihat 30–50 kendaraan Ukraina hancur.
FRONT KHARKIV & DNIPRO
Kharkiv: Pertempuran Dekat Urochanske
Rekaman Brigade ke-8 Ukraina menunjukkan pertempuran di kota yang tinggal puing dekat Urochanske.
Saat mendekati bangunan, pasukan Ukraina terlibat kontak tembak langsung. Karena posisi Rusia berada di bangunan lebih terlindungi, Ukraina terpaksa mundur sementara. Empat tentara terekam berhasil mundur dengan selamat.
Sungai Dnipro: Kontak Harian Tanpa Henti
Pertempuran skala kecil terjadi setiap hari. Video dari pihak Rusia menunjukkan kapal cepat mereka menavigasi sungai di antara rawa dan ilalang, sebelum drone Ukraina menyerang dari udara dan menjatuhkan bom kecil.
SERANGAN BALAS RUSIA KE KYIV
Pada malam 13–14 November 2025, Rusia meluncurkan serangan besar-besaran ke ibu kota Ukraina:
- 4 rudal hipersonik diluncurkan,
- disertai drone dan rudal jelajah Kalibr,
- sistem pertahanan yang diduga Patriot terlihat melesat untuk mencegat.
Akibat serangan ini:
- 3 orang tewas,
- 26 terluka,
- kerusakan terjadi pada gedung apartemen, rumah sakit, sekolah, dan pusat olahraga.
SERANGAN RUSIA KE KHERSON DAN ODESA
Video dari Kherson memperlihatkan drone Rusia menyerang kawasan permukiman, menghancurkan deretan bangunan sipil. Puing berserakan di jalan-jalan.
Ironisnya, banyak warga di wilayah ini adalah penutur bahasa Rusia, sehingga serangan ini bertolak belakang dengan klaim Putin bahwa Rusia “melindungi warga berbahasa Rusia”.
RINGKASAN PERKEMBANGAN
- Garis depan Red Army Village relatif tidak berubah.
- Rusia mengalihkan fokus ke tambang selatan Mynograd, namun tetap menekan bagian utara Red Army Village.
- Ukraina mencoba memutus jalur suplai Rusia dari Seredove–Red Army Village dengan drone dan artileri jarak jauh.
- Intensitas serangan udara Ukraina ke wilayah Rusia meningkat tajam, menargetkan Rostov, Volgograd, Samara, dan Novorossiysk.


