Orang Kepercayaan Xi Jinping — Cai Qi — Menghilang Lebih dari Seminggu, Absen di Banyak Acara Penting Picu Spekulasi

EtIndonesia. Belakangan ini, Cai Qi, anggota Komite Tetap Politbiro Partai Komunis Tiongkok (PKT) sekaligus Direktur Kantor Umum Komite Sentral—jabatan yang menjadikannya salah satu orang paling dekat dengan Xi Jinping—tiba-tiba menghilang dari ruang publik selama lebih dari satu minggu. Absennya dari berbagai acara tingkat tinggi memicu beragam spekulasi.

Menurut laporan The Epoch Times pada 19 November, rezim Tiongkok menggelar apa yang disebut “Rapat Kerja Nasional untuk Memajukan Aturan Hukum secara Komprehensif” pada 17–18 November di Beijing. Dibandingkan rapat serupa sebelumnya, banyak kejanggalan, salah satunya adalah ketiadaan Cai Qi, padahal ia adalah salah satu pimpinan inti yang semestinya hadir.

Banyak Pejabat Tinggi Hadir—Tetapi Cai Qi Tidak Ada

Pada 18 November, media pemerintah mengumumkan bahwa rapat tersebut telah digelar. Yang hadir dan berpidato antara lain:

  • Zhao Leji (Ketua Kongres Rakyat Nasional, anggota Komite Tetap)
  • Ding Xuexiang (Wakil Perdana Menteri, anggota Komite Tetap)
  • Chen Wenqing (Sekretaris Komisi Politik dan Hukum)
  • serta sejumlah pejabat tingkat menteri seperti Shi Taifeng, Li Shulei, Li Hongzhong, Liu Jinguo, Wang Xiaohong, Zhang Shengmin, Wu Zhenglong, Zhang Jun, dan Ying Yong

Namun, Cai Qi—yang menjabat Wakil Ketua Komisi Nasional Penegakan Hukum Secara Komprehensif—tidak muncul tanpa alasan yang jelas.

Padahal Dalam Struktur Resmi, Cai Qi Seharusnya Hadir

Susunan kepemimpinan Komisi Penegakan Hukum versi terbaru adalah:

  • Ketua: Xi Jinping
  • Wakil Ketua: Perdana Menteri Li Qiang, Ketua NPC Zhao Leji, Sekretaris Sekretariat Pusat Cai Qi
  • Direktur Kantor: Chen Wenqing

Artinya, Cai Qi merupakan pejabat nomor tiga dalam struktur tersebut—dan sangat lazim bagi dirinya untuk hadir.

Analis politik Li Linyi mengatakan: “Ketidakhadiran Perdana Menteri Li Qiang masih bisa dimaklumi karena ia sedang berada di Rusia. Ding Xuexiang hadir mewakili kabinet. Namun Cai Qi tidak punya alasan resmi untuk absen. Ia juga sudah menghilang lebih dari seminggu. Apakah ini masalah kesehatan atau bagian dari pergulatan internal kekuasaan?”

Jejak Publik Cai Qi: Menghilang Usai Ikut Xi Jinping di Guangdong

Kehadiran publik terakhir Cai Qi tercatat pada 8 November, saat ia mendampingi Xi Jinping dalam kunjungan ke Meizhou, Provinsi Guangdong.

Tetapi keesokan harinya, ketika Xi menghadiri upacara pembukaan Pekan Olahraga Nasional ke-15 di Guangzhou, Cai Qi tidak terlihat. Ia juga tidak muncul dalam sesi foto bersama pejabat terkait.

Absennya makin mencolok karena:

  • 12 November: Xi bertemu Raja Spanyol — Cai Qi tidak hadir
  • 14 November: Xi bertemu Raja Thailand — Cai Qi kembali tidak hadir

Kini, pada rapat penting “penegakan hukum nasional”, ia juga tidak muncul.

Xi Jinping Sendiri Juga Tidak Hadiri Rapat — Turunnya “Gengsi Politik”

Menariknya, Xi Jinping—yang lima tahun lalu sangat menonjol dalam rapat serupa—tahun ini tidak ikut hadir, dan hanya menitipkan arahan yang dibacakan Ding Xuexiang.

Kolumnis Mei Lingshuang menilai:

  • Jika dibandingkan konferensi lima tahun lalu, level kehadiran pejabat jauh menurun.
  • Pada tahun tersebut, Xi hadir langsung dan memberikan pidato panjang dengan 11 poin utama.
  • Laporan media kala itu memuat 14 paragraf besar yang memuji peran Xi.

Namun tahun ini, media pemerintah hanya menyinggung arahan Xi dalam tiga paragraf singkat—menurut banyak analis, ini menunjukkan penurunan simbolik dalam dominasi politiknya.

Mei Lingshuang bertanya: “Mengapa Xi sampai tidak hadir? Apakah ini keputusan sukarela atau ada faktor lain? Apakah kondisi kesehatan atau dinamika politik internal?”

Hilangnya Cai Qi Memicu Spekulasi Besar

Karena posisi Cai Qi sangat dekat dengan Xi—bahkan disebut sebagai “jenderal penjaga gerbang” bagi pusat kekuasaan—ketidakhadirannya di berbagai acara penting memunculkan sejumlah dugaan:

  • masalah kesehatan serius
  • karantina medis
  • “pembekuan” atau pemeriksaan internal
  • dampak dari perebutan kekuasaan di dalam elite PKT
  • atau konflik internal yang belum diumumkan

Hingga kini, tidak ada penjelasan resmi dari pemerintah Tiongkok. (jhon)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine