Tekanan Terlalu Besar? Tiongkok Mulai Memborong Kembali Kedelai Amerika

Setelah sempat terhenti, pada Senin (17 November) Tiongkok tiba-tiba membeli 792.000 ton kedelai Amerika, pembelian harian terbesar dalam dua tahun terakhir—meski harga kedelai AS lebih mahal dibanding kedelai Brasil.

EtIndonesia. Pada Selasa (18 November), Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) mengumumkan bahwa eksportir swasta telah menjual 792.000 ton kedelai untuk tahun penjualan 2025–2026 kepada Tiongkok. Ini merupakan pembelian satu hari terbesar dari Beijing dalam dua tahun terakhir.

Setelah Pertemuan Trump–Xi, Tekanan untuk Memenuhi Komitmen Meningkat

Pasca pertemuan Trump–Xi, Washington menurunkan tarif atas produk Tiongkok menjadi 47%, sedangkan Beijing berjanji:

  • membeli setidaknya 12 juta ton kedelai AS sebelum akhir tahun
  • membeli minimal 25 juta ton per tahun selama tiga tahun berikutnya

Namun data USDA minggu lalu menunjukkan Tiongkok baru membeli dua pengiriman kecil, total hanya 332.000 ton.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, dalam wawancara dengan Fox News pada 16 November mengatakan ia yakin Tiongkok akan memenuhi janji tersebut. Ia juga memperingatkan bahwa jika Beijing mengingkari kesepakatan, “AS memiliki banyak cara untuk membalas.”

Tiongkok Pesan Hampir 20 Kapal Kedelai AS

Menurut Bloomberg, perusahaan raksasa milik negara Tiongkok, COFCO, memesan hampir 20 kapal kedelai AS pada Senin, yang akan dikirim pada Desember dan Januari.

Pakar finansial Taiwan, Huang Shih-tsung, mengatakan: “Saya yakin Tiongkok mendapat tekanan kuat dari AS. Bessent sudah memperingatkan bahwa jika tidak mematuhi perjanjian, sanksi keras bisa muncul. Tampaknya kali ini pemerintah AS betul-betul mengawasi apakah Beijing menjalankan komitmennya. Tekanan inilah yang membuat Tiongkok kembali membeli.”

Walau Lebih Mahal, Tiongkok Tetap Membeli Kedelai AS

Dua pedagang Asia mengatakan kepada Reuters bahwa meski harga kedelai AS lebih tinggi dari Brasil, Tiongkok tetap membeli sebagai bentuk pemenuhan kesepakatan.

Analis ekonomi daratan Tiongkok, Wen Li, menyatakan: “Pembelian kedelai AS tampak seperti pemenuhan janji kepada Washington, tetapi pada sisi lain, Tiongkok memang membutuhkannya. Impor kedelai Tiongkok hampir menyentuh 100 juta ton per tahun. Walaupun ada kedelai Brasil, Beijing tidak ingin bergantung pada satu negara. Oktober lalu, pedagang Brasil menaikkan harga secara mendadak, membuat importir Tiongkok menghentikan pembelian.”

Dengan pembelian baru ini, total pembelian kedelai AS sejak Oktober telah melebihi 1 juta ton. Namun untuk mencapai target 12 juta ton sebelum akhir tahun, jaraknya masih sangat jauh.

Presiden Donald Trump pada Selasa menegaskan ia berharap Tiongkok “mempercepat” pembelian kedelai, dan meminta Menteri Keuangan Bessent untuk menyampaikan tuntutan itu langsung kepada Beijing.

Tiongkok Dinilai Masih “Bermain Waktu” terhadap Amerika

Huang Shih-tsung menambahkan: “Saat ini Tiongkok memakai strategi menunda. Jika AS menekan, mereka patuh. Jika tidak ditekan, mereka berhenti. Pada saat yang sama Beijing masih mempersiapkan langkah balasan untuk masa depan, termasuk kemungkinan pembatasan ke militer AS terkait akses bahan baku strategis seperti tanah jarang.”

Sementara itu, Wall Street Journal mengutip sumber internal yang menyebut PKT sedang membangun sistem “Validasi Pengguna Akhir (VEU)” untuk mempermudah ekspor tanah jarang dan material terbatas lainnya ke AS, tetapi mengecualikan semua perusahaan yang terkait dengan militer Amerika.

Kesepakatan Perdagangan Mungkin Rampung Sebelum Thanksgiving

Bessent pada 16 November mengatakan bahwa AS dan Tiongkok “berpeluang” menyelesaikan kesepakatan perdagangan sebelum Thanksgiving, dan ia optimis mengenai perekonomian Amerika tahun depan.

Wen Li menambahkan: “Jika Bessent berharap kesepakatan tercapai sebelum Thanksgiving, itu kemungkinan besar juga keinginan Beijing. Perekonomian Tiongkok saat ini sudah pada tahap yang mengkhawatirkan bagi rezim—hanya saja mereka tidak mau mengakuinya. AS juga memegang banyak kelemahan PKT. Setiap kali Washington mengancam akan mengungkap atau membekukan aset pejabat tinggi PKT di Amerika, mereka langsung melunak dan mencari jalan damai. Dengan Trump yang keras dan berpengalaman dalam negosiasi, PKT tidak punya banyak pilihan selain mengikuti.”

Harga Kedelai AS Melejit

Dibantu sentimen optimisme terhadap perdagangan AS–Tiongkok, harga kedelai berjangka di Chicago Board of Trade melonjak hampir 3% pada Senin—level tertinggi dalam 17 bulan terakhir. (jhon)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine