Dewan Keselamatan Transportasi Nasional merilis laporan awal terkait kecelakaan pesawat Kargo UPS di Louisville, Kentucky
EtIndonesia. The National Transportation Safety Board (NTSB) atau Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat merilis gambar baru yang memperlihatkan momen ketika mesin kiri pesawat Kargo UPS Flight 2976 terlepas dan terbakar saat pesawat itu mencoba lepas landas dari Bandara Internasional Louisville Muhammad Ali pada 4 November.
Gambar-gambar yang disediakan oleh United Parcel Service (UPS) itu menunjukkan mesin kiri dan pilonnya terlepas dari sayap ketika pesawat kargo tersebut hanya beberapa kaki di atas daratan, menurut laporan awal yang dirilis pada 20 November.
NTSB mengonfirmasi adanya bukti retakan pada dudukan mesin di sayap kiri.
“Setelah pembersihan awal pada permukaan patahan, pemeriksaan pada patahan dudukan belakang pilon kiri menunjukkan bukti adanya retakan akibat kelelahan material, selain area yang mengalami patahan karena tekanan berlebih,” demikian isi laporan tersebut.
Pemeriksaan “visual umum” dan “visual rinci” pada dudukan belakang pilon kiri terakhir dilakukan pada 29 Oktober 2021, dan belum dijadwalkan untuk pemeriksaan berikutnya, kata NTSB. Namun, badan tersebut belum dapat memastikan kapan retakan itu mulai muncul.
Pesawat kargo MD-11 itu tidak sempat mencapai ketinggian lebih dari sekitar 30 kaki dari permukaan tanah sebelum melewati pagar dan jatuh di area Kentucky Petroleum Recycling dan Grade A Auto Parts, yang terletak di luar kawasan Bandara Internasional Louisville Muhammad Ali.
Kecelakaan itu menyebabkan puing-puing tersebar hingga setengah mil dan menewaskan 14 orang, termasuk seorang anak perempuan berusia 3 tahun yang sedang berbelanja bersama neneknya.
Setidaknya 23 orang lainnya terluka, dua di antaranya mengalami luka serius.
“Kami terus berduka atas nyawa yang hilang dalam kecelakaan tragis yang melibatkan Flight 2976,” tulis UPS dalam pernyataan pada 20 November.
Perusahaan pengiriman global itu adalah pemberi kerja terbesar di Louisville, yang juga merupakan lokasi UPS Worldport—fasilitas pengiriman UPS terbesar di dunia.
“Sebelum FAA mengeluarkan Emergency Airworthiness Directive untuk semua operator MD-11, UPS secara proaktif menghentikan operasi seluruh armada MD-11 demi kehati-hatian.
“Kami menghargai keluarnya temuan awal dari NTSB dan akan sepenuhnya mendukung penyelidikan hingga selesai.”
Kantor Koroner Jefferson County, Jo-Ann Farmer, dan pihak UPS mengonfirmasi bahwa Capt. Dana Diamond (62), Capt. Richard Wartenberg (57), dan First Officer Lee Truitt (45) adalah tiga awak yang tewas di dalam pesawat.
Korban jiwa di darat adalah:
Angela Anderson (45); Carlos Fernandez (52); Louisnes Fedon (47); Kimberly Asa, cucu Louisnes Fedon yang berusia 3 tahun; Trinadette “Trina” Chavez (37); Tony Crain (65); John Loucks (52); John Spray (45); Matthew Sweets (37); Ella Petty Whorton (31); dan Megan Washburn (35).
Seluruh korban berhasil ditemukan dan diidentifikasi pada 12 November, menurut Wali Kota Louisville Craig Greenberg.
Pesawat tersebut dijadwalkan terbang dari Bandara Internasional Louisville Muhammad Ali menuju Bandara Internasional Daniel K. Inouye (HNL) di Honolulu, Hawaii.
Sumber : Theepochtimes.com


