EtIndonesia. Dalam hidup ini, setiap orang seharusnya memiliki sebuah mimpi, sebuah tujuan yang ingin dicapai, dan sebuah arah yang ingin diperjuangkan. Hidup pada hakikatnya adalah proses memiliki impian, mengejar impian, dan akhirnya mewujudkan impian itu.
Kita yang sedang berada di masa muda memiliki semangat seperti musim semi, panas seperti musim panas, kedewasaan seperti musim gugur, dan ketangguhan seperti musim dingin. Karena kita masih muda, kita punya modal untuk menantang, untuk berjuang, dan untuk mengejar mimpi yang kita yakini. Cahaya hidup perlu kita pancarkan, nilai hidup perlu kita ciptakan, dan impian masa muda harus kita perjuangkan. Kita yang muda harus membumi, bekerja sungguh-sungguh, dan tekun mewujudkan mimpi!
Di jalan kehidupan yang penuh lika-liku, kita terus berusaha mewujudkan impian bukan hanya demi keberhasilan pribadi, tetapi juga agar dapat memberikan kontribusi bagi terwujudnya impian besar bangsa. Keamanan negara memberi kita lebih banyak mimpi, perkembangan negara memberi kita panggung untuk berkarya, dan kemajuan negara membuat mimpi kita semakin mungkin menjadi kenyataan. Impian pribadi tidak bisa dipisahkan dari impian bangsa—tanpa impian besar sebuah negara, impian pribadi pun sulit berdiri.
Sebagai mahasiswa, kita semua punya impian. Namun dalam mengejar impian itu, jangan hanya berbicara, tetapi bertindak nyata.
Mulailah dari diri sendiri, dari hal-hal kecil di sekitar kita. Belajarlah dengan serius, kuasai ilmu di bangku kuliah, dan berlatihlah dalam praktik sosial agar kelak kita menjadi pribadi yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat.
Karena kita masih muda, penuh semangat, penuh keberanian, dan memiliki impian yang indah, maka kita harus mengolah masa muda dengan kerja keras, merajut mimpi dengan usaha, dan membiarkan mimpi itu menjadi kompas dalam perjalanan hidup. Dalam mewujudkan impian, kita harus membangun jiwa pekerja keras: dari “ingin bekerja”, “berani bekerja”, “mampu bekerja”, hingga “sukses menyelesaikan pekerjaan”. Ketika kaki kita sudah menapak kokoh di tanah air ini, kita harus berani melangkah, berani mencoba, berani menghadapi tantangan. Kebenaran lahir dari praktik, pengalaman lahir dari proses, dan kemampuan lahir dari pengulangan.
Seperti kata pepatah: “Seribu mil bermula dari satu langkah kecil; lautan terbentuk dari aliran-aliran kecil.”
Jika kita tidak berani mencoba menyelesaikan masalah, maka kita tidak berhak mengatakan masalah itu sulit. Hanya dengan keberanian dan tindakan nyata, barulah masalah dapat diselesaikan, ilmu dapat bertambah, dan kemampuan dapat berkembang.
Kelak saat lulus, saat memasuki dunia kerja, kita harus aktif mencari peluang dan membuktikan bahwa kita adalah pribadi dewasa yang mampu berkontribusi bagi masyarakat dan negara. Dalam pekerjaan, kita tidak boleh mengotori pikiran dengan anggapan bahwa ada pekerjaan yang tinggi dan ada yang rendah. Setiap pekerjaan punya nilai, dan di setiap posisi kita bisa berkembang.
Kita harus memahami pekerjaan yang kita jalani, memiliki tujuan jelas, membangun kreativitas, tahu bagaimana menyelesaikan masalah, serta mampu menjalin relasi yang baik. Ketika menghadapi tantangan, kita perlu memiliki mental pantang menyerah. Singkatnya, kita harus menafsirkan semangat kerja nyata melalui tindakan, menjadikan hidup lebih bermakna, dan menjadikan impian semakin besar.
Masa muda adalah untuk berjuang, dan impian adalah untuk diwujudkan.
Di sepanjang jalan kehidupan:
– Jika harus kalah, kalah oleh perjuangan;
– Jika harus menikah, menikahlah dengan kebahagiaan!
Sahabat, mari berusaha! Gunakan semangat muda dan kekuatan bersama untuk mewujudkan impianmu! (jhn/yn)


