EtIndonesia. Hujan deras terus melanda sejumlah negara di Asia Tenggara dalam beberapa hari terakhir, memicu banjir besar dan tanah longsor. Situasi bencana terus meluas. Korban tewas di Vietnam telah meningkat menjadi lebih dari 90 orang, Thailand melaporkan sejumlah korban jiwa, sementara lebih dari 12.000 warga di Malaysia terpaksa mengungsi dari rumah mereka.
Akibat hujan lebat selama sepekan, wilayah Vietnam bagian tengah menjadi yang paling terdampak. Dari Quảng Trị hingga Lâm Đồng sepanjang 800 kilometer terjadi banjir besar dan tanah longsor. Data resmi terbaru menunjukkan 91 orang telah meninggal dunia dan 11 lainnya masih hilang. Saat ini pihak berwenang telah mengerahkan helikopter untuk menjatuhkan bantuan makanan dan air, serta membantu mengevakuasi warga.
Sementara itu, Thailand bagian selatan juga menghadapi curah hujan ekstrem yang jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Kota Hat Yai mencatat 335 mm hujan dalam 24 jam—rekor tertinggi dalam 300 tahun. Banjir yang meningkat dengan cepat membuat ratusan warga dan wisatawan terjebak, serta menyebabkan sedikitnya 5 orang meninggal.
Malaysia juga berada di bawah tekanan akibat hujan deras. Otoritas setempat menyatakan bahwa lebih dari 12.500 orang dari sembilan negara bagian kini sedang dievakuasi, dengan kondisi terburuk terjadi di negara bagian Kelantan di timur laut. Lebih dari 80 pusat penampungan sementara telah dibuka, dan pemerintah menyerukan masyarakat untuk waspada.
Menurut peringatan badan meteorologi, meskipun intensitas hujan di beberapa wilayah sempat mereda, sebuah tekanan rendah tropis baru diperkirakan akan membawa hujan lebat berskala besar pada akhir pekan ini. (Hui)
Laporan gabungan oleh Ning Xiu, reporter magang New Tang Dynasty Television


