EtIndonesia. Jika kamu ingin sukses, kamu harus belajar memutuskan — memutus semua hal yang tidak ada hubungannya dengan tujuanmu, dan hanya mengerjakan hal-hal yang mendekatkanmu pada tujuan itu.
Ada orang yang bertanya: “Kalau aku punya pekerjaan full-time, harus bekerja 8 jam sehari untuk perusahaan, bagaimana mungkin aku fokus mengejar tujuan pribadi?”
Jawabannya sederhana: 24 – 8 = 16. Selain 8 jam kerja, kamu masih punya 16 jam waktu bebas setiap hari. Menggunakan 16 jam itu untuk hal yang berkaitan dengan tujuanmu—itu lebih dari cukup!
Lalu seseorang bertanya lagi : “Tapi dalam 16 jam itu aku masih harus makan, ke toilet, mandi, bersih-bersih… mana mungkin semuanya untuk mengejar tujuan?”
Tidak masalah! Saat kamu makan, mandi, atau bahkan sedang di toilet—otakmu tetap bisa bekerja, tetap bisa memikirkan setiap langkah, detail, strategi, dan proses menuju tujuanmu.
Bayangkan: mandi sambil memikirkan hal yang kamu cintai, memikirkan mimpi yang membuatmu bergairah—itu rasanya bukan beban, tapi justru menyenangkan!
Kemudian ada lagi yang bertanya : “Dalam 16 jam itu, aku juga butuh tidur. Bagaimana dong?”
Tetap tidak masalah! Silakan tidur, tapi mimpimu harus tetap berkaitan dengan tujuanmu.
Jika selama 5–8 jam tidur, pikiranmu dipenuhi oleh tujuanmu, kamu mengigau menyebut mimpi itu, kamu menggeretakkan gigi karena tekadmu yang membara, bahkan kalau kamu sleepwalking pun arahnya mendekati tujuanmu…
Selamat! Itu artinya kamu sudah memiliki kualitas penting untuk meraih hal besar—mimpi yang meresap sampai ke jiwa.
Jika kamu bisa mempertahankan kondisi “mimpi memenuhi pikiran, tujuan memenuhi hati” ini secara terus-menerus—tanpa henti, tanpa alasan, tanpa menyerah—aku berani bertaruh: impianmu pasti 1000% menjadi kenyataan.
Aku yakin, sangat yakin, dan benar-benar yakin!
Jika masih ada yang bertanya: “Tapi kalau… tapi bagaimana kalau…”
Stop! Cukup!
Dari mana datangnya begitu banyak “kalau”? Jika hidupmu penuh alasan, penuh “kalau”, penuh pembenaran, aku mohon: tetaplah hidup sebagai orang biasa saja. Karena orang yang hanya punya alasan dan tidak punya nyali, tidak perlu berbicara tentang sukses.
Tapi jika kamu sudah muak menjadi “orang biasa”, bosan dengan label itu—mulailah hari ini juga dengan satu prinsip:
Putuskan hal-hal yang tidak berhubungan dengan tujuanmu.
Dan fokuskan seluruh energi untuk hal-hal yang mendekatkanmu ke tujuan itu. Biarkan mimpimu memenuhi pikiranmu.
Kerjakan dengan sepenuh hati. Hidupkan setiap hari dalam arah yang sama. Dan lihat bagaimana hidupmu perlahan-lahan berubah. (jhn/yn)


