EtIndonesia. Penjaga perbatasan Ukraina melancarkan serangan pesawat nirawak terhadap pasukan Rusia, yang mengakibatkan kerugian bagi musuh, menurut Dinas Penjaga Perbatasan Negara Ukraina.
Sebagai hasil dari operasi tempur yang sukses, penjaga perbatasan dari unit Stalevyi Kordon (Perbatasan Baja) menghabisi setidaknya empat tentara Rusia dan melukai satu lainnya.
Serangan tersebut juga menghancurkan 10 tempat perlindungan dan posisi musuh, serta sebuah pesawat nirawak yang disembunyikan dalam penyergapan.
Kerugian Rusia
Menurut Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, hingga 26 November, pasukan Rusia telah kehilangan sekitar 1.168.550 tentara sejak dimulainya invasi skala penuh.
Pasukan Ukraina juga telah menghancurkan 11.372 tank, 23.625 kendaraan tempur lapis baja, dan 34.688 sistem artileri.
Terutama kemarin, pada 25 November, pasukan Rusia kehilangan 980 tentara di garis depan.
Kemarin, 25 November, diketahui bahwa serangan pesawat nirawak oleh pasukan Ukraina di Taganrog menghancurkan sebuah pesawat eksperimental Rusia A-60.
A-60 adalah laboratorium terbang yang dilengkapi dengan senjata laser.
Menurut Defence Express, pesawat ini dibangun di atas platform Il-76MD pada tahun 1990-an. Pesawat ini memiliki hidung yang memanjang dan dilengkapi dengan peralatan radar serta struktur besar yang terpasang di badan pesawat yang menampung laser berdaya sekitar 1 megawatt, yang dirancang untuk membutakan satelit dan menargetkan aerostat serta ancaman udara.
Citra satelit menunjukkan bahwa pesawat lain, A-100LL, yang dimaksudkan untuk menggantikan pesawat peringatan dini A-50 era Soviet, juga hancur dalam serangan tersebut.(yn)


