Dua Anggota Garda Nasional Diserang di Washington, Situasi Kritis — Trump Berencana Menambah 500 Personel

EtIndonesia. Pada Rabu (26 November 2025) sore, terjadi insiden penembakan di pusat kota Washington, D.C., tak jauh dari Gedung Putih. Dua anggota Garda Nasional terluka parah saat baku tembak dengan pelaku dan akhirnya meninggal dunia. Pelaku juga mengalami luka serius dan telah ditangkap. Saat ini, area sekitar lokasi sudah kembali aman.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam keras serangan tersebut dan memperingatkan bahwa pelaku akan “membayar mahal” atas tindakannya. Sementara itu, Menteri Perang AS, Pete Hegseth, menyatakan bahwa Washington, D.C. akan diperkuat dengan tambahan 500 personel Garda Nasional.

Menurut pejabat setempat, dua anggota Garda Nasional diserang di lokasi yang hanya berjarak beberapa blok dari Gedung Putih. Direktur FBI, Kash Patel, menyebut bahwa keduanya mengalami “serangan kekerasan yang mengerikan” dan saat itu berada dalam kondisi sangat kritis.

Pejabat mengatakan, setidaknya satu anggota Garda Nasional sempat baku tembak dengan pelaku. Menurut laporan AP mengutip seorang petugas penegak hukum, tersangka yang kini ditahan juga terkena tembakan, tetapi lukanya diyakini tidak mengancam nyawa.

Pejabat lain menyatakan bahwa pihak berwenang sedang memeriksa rekaman CCTV. Mereka meyakini pelaku melepaskan tembakan setelah mendekati anggota Garda Nasional. Penyidik masih menyelidiki motif pelaku, termasuk apakah ia sengaja menargetkan petugas Garda Nasional.

Menteri Perang Pete Hegseth mengatakan kepada media bahwa penembakan yang terjadi hanya beberapa langkah dari Gedung Putih adalah “sesuatu yang tidak bisa ditoleransi”.

“Karena inilah Presiden Donald Trump meminta saya, dan saya juga akan meminta Menteri Angkatan Darat serta Garda Nasional, untuk menambah 500 personel Garda Nasional di Washington, D.C.,” ujarnya.

Hegseth menegaskan bahwa tingkat kejahatan di Washington “menurun secara historis”, dan bahwa upaya penjahat melakukan serangan semacam ini hanya akan membuat pemerintahan Trump semakin teguh menjaga agar ibu kota tetap “aman dan indah”.

Trump mulai menempatkan Garda Nasional di Washington sejak Agustus, dengan menyebut langkah itu sebagai cara untuk “memulihkan hukum, ketertiban, dan keamanan publik”. 

Menurut data terbaru pemerintah yang dikutip AP, sebanyak 2.188 personel saat ini ditugaskan di Washington sebagai bagian dari misi gugus tugas gabungan. (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine