Gunung Berapi Afrika yang Tertidur Selama 12.000 Tahun Meletus — Kolom Abu Mencapai 14 KM, Asap Melayang hingga Masuk ke Tiongkok

EtIndonesia. Pada Minggu lalu, sebuah gunung berapi di Afrika Timur yang telah tidur selama sedikitnya 12.000 tahun tiba-tiba meletus. Asap tebal dan abu vulkanik yang dimuntahkannya menjulang hingga 14 kilometer ke udara, memengaruhi penerbangan di India yang berjarak ribuan mil, bahkan abu dilaporkan sampai terbawa angin memasuki wilayah Tiongkok.

Menurut laporan Live Science, Gunung Berapi Harrat Hayli Gubi yang berada di wilayah Afar, timur laut Ethiopia, meletus hebat pada Minggu (23 November) pagi sekitar pukul 08.30. Erupsi berlangsung selama beberapa jam, dan menurut Pusat Penasihat Abu Vulkanik Toulouse (VAAC Toulouse), gunung berapi baru berhenti mengeluarkan abu sekitar pukul 20.00 malam.

Ini adalah erupsi pertama Gunung Hayli Gubi sepanjang zaman Holosen. Zaman Holosen dimulai sekitar 11.700 tahun yang lalu setelah berakhirnya zaman es terakhir. Biasanya, jika sebuah gunung berapi tidak pernah meletus selama Holosen, maka ia dianggap sebagai gunung berapi mati.

Menurut pejabat lokal yang diwawancarai Associated Press, sejauh ini belum ditemukan korban jiwa atau hewan ternak yang mati. Namun banyak desa tertutup abu, membuat ternak tidak memiliki cukup makanan.

Gunung Hayli Gubi berada di ujung selatan pegunungan Erta Ale, rangkaian gunung berapi yang terletak di Lembah Celah Afrika Timur. Meskipun Hayli Gubi telah tertidur selama ribuan tahun, Gunung Erta Ale sendiri telah aktif terus-menerus sejak 1967.

 “Selama kondisi pembentukan magma masih ada, meskipun sebuah gunung berapi tidak meletus selama 1.000 atau 10.000 tahun, ia tetap bisa meletus kembali,” kata Ariana Soldati, ahli vulkanologi dari North Carolina State University, mengatakan kepada Scientific American

Erupsi Hayli Gubi menghasilkan kolom abu raksasa setinggi 14 km. Asap dan abu itu melintas melewati Yaman dan Oman, masuk ke wilayah India, Pakistan, serta beberapa daerah di Tiongkok.

Akibat abu vulkanik tersebut, maskapai Air India dalam dua hari terakhir membatalkan 11 penerbangan, sementara maskapai India lainnya, Akasa Air, membatalkan penerbangan menuju Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan negara-negara lain. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine