EtIndonesia. Pada Rabu, 26 November 2025 sore waktu setempat, terjadi kebakaran besar di beberapa menara hunian tinggi di Kompleks Perumahan “Wang Fuk Court, Tai Po, New Territories, Hong Kong”. Setidaknya 94 orang tewas. Sebelumnya dilaporkan 279 orang dinyatakan hilang. Hingga pukul 03.00 dini hari, api mulai terkendali namun belum sepenuhnya padam.
Kebakaran bermula dari perancah bambu pada bagian luar bangunan yang diduga menjadi titik awal penyebaran. Api menyebar sangat cepat.
- Pada 15:02, status kebakaran dinaikkan menjadi Level 3
- Pada 15:34, dinaikkan menjadi Level 4
- Pada 18:22, meningkat menjadi Level 5
Rekaman menunjukkan 7 gedung dilalap api.
Hong Kong Fire Services Department mengerahkan 888 personel. Dari jumlah itu, 44 orang tewas di lokasi. Seorang kepala divisi pemadam terluka di kaki, seorang petugas mengalami heatstroke, dan satu petugas pemadam kebakaran meninggal dunia.
Update Berkelanjutan
Jumlah Korban Tewas Meningkat — Diduga Tiga Faktor Utama Pemicu Bencana
Menurut pemerintah Hong Kong, pada 27 November, jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 55 orang, dengan 50 meninggal di lokasi dan 4 meninggal duna di rumah sakit. Kemudian pada 28 November korban tewas meningkat menjadi 94 orang.
Dari 7 menara yang terbakar, 4 gedung telah berhasil dipadamkan sepenuhnya, sementara 3 gedung lainnya api masih dikendalikan.
Dalam proses penyelamatan, 8 petugas pemadam terluka, sementara 1 petugas gugur.
Para ahli menilai tiga faktor utama menyebabkan besarnya korban dalam tragedi ini.
Asosiasi Perumahan Hong Kong Menyediakan 400 Unit Tempat Tinggal Darurat
Hong Kong Housing Society mengerahkan semua unit hunian sementara di bawah pengelolaannya, sekitar 400 unit, bagi warga Wang Fuk Court yang terdampak.
Warga Hong Kong membutuhkan bantuan dapat menghubungi hotline 24 jam: 2838 1393.
Departemen Kesejahteraan Sosial Bantu Warga Terdampak
Departemen Kesejahteraan Sosial menyampaikan rasa duka mendalam dan telah mengirimkan:
- Pekerja sosial
- Psikolog klinis
- Tim dukungan lintas-departemen
Mereka ditempatkan di berbagai pusat penampungan dan rumah sakit untuk memberikan dukungan emosional dan pelayanan darurat.
Akibat kebakaran dan gangguan transportasi, sejumlah sekolah di Distrik Tai Po diliburkan pada 27 November.
73 pusat layanan remaja juga dibuka penuh untuk membantu keluarga yang tidak dapat menjaga anak sementara.
Data Korban Luka-Luka (berdasarkan waktu pembaruan)
Pukul 11:35
Dari 71 korban luka yang dibawa ke rumah sakit:
- 17 kritis
- 27 serius
- 19 stabil
- 8 dipulangkan
Pukul 10:00
64 korban dibawa ke rumah sakit:
- 16 kritis
- 25 serius
- 16 stabil
- 7 dipulangkan
Pukul 07:30
62 korban dibawa ke rumah sakit:
- 17 kritis
- 24 serius
- 16 stabil
- 5 dipulangkan
Setidaknya 44 Tewas — 45 Luka-Luka dalam Kondisi Serius (Pukul 06:00)
Pemadam memperkirakan operasi penyelamatan akan berlangsung hingga sore hari.
- 40 orang meninggal di lokasi
- 4 tewas setelah dibawa ke rumah sakit
- 45 orang mengalami luka serius
40 Tewas di Tempat, 7 Petugas Pemadam Terluka (Pukul 05:45)
Dari 8 bangunan:
- 1 tidak terdampak
- 4 dalam kondisi terkendali
- 3 masih ditangani
Petugas berhasil menemukan beberapa penyintas.
Tiga Orang Ditangkap — Diduga “Pembunuhan Karena Kelalaian”
Pukul 04:06
Pemerintah Hong Kong menyatakan Unit Peninjau Independen Kementerian Perumahan akan menyelidiki penyebab kebakaran. Jika ditemukan pelanggaran peraturan bangunan, akan diproses secara hukum.
Pukul 03:36
Polisi menangkap 3 pria berusia 52–68 tahun, seluruhnya merupakan pengelola perusahaan konstruksi yang mengerjakan renovasi gedung, karena dicurigai melakukan pembunuhan karena kelalaian.
Jumlah Korban yang Dibawa ke RS Terus Bertambah
Pukul 03:30 – 48 orang dibawa ke RS
- 4 meninggal
- 12 kritis
- 15 serius
- 12 stabil
- 1 belum dipastikan
- 4 dipulangkan
Pukul 02:46 – 45 orang dibawa ke RS
- 4 meninggal
- 9 kritis
- 15 serius
- 13 stabil
- 4 dipulangkan
Api Mulai Terkendali — Ditemukan Material Bangunan Diduga Tidak Sesuai Aturan
Petugas menemukan material bangunan di fasad gedung yang lebih mudah terbakar daripada standar resmi. Polisi dan pemadam membentuk tim investigasi khusus.
Ketua “China Supervision” Pan Chok-hung menyebut penggunaan jaring perancah tidak tahan api menjadi penyebab penyebaran api yang cepat.
18 Distrik Hong Kong Dimobilisasi
Departemen Urusan Sipil membuka 8 pusat penampungan dan mengerahkan seluruh tim bantuan di 18 distrik.
Kesaksian Warga & Video di Medsos
Video memperlihatkan:
- Api awal dari perancah lantai rendah
- Dalam kurang dari 10 menit, api menjalar ke lantai atas mengikuti struktur perancah
- Bambu terbakar dan meledak
- Puing-puing jatuh dari gedung
- Asap pekat terlihat hingga ke Distrik Sha Tin
Banyak korban mengalami luka bakar parah.
Penjelasan Wakil Direktur Pemadam
Wakil Direktur Operasional Pemadam, Chan Hing-yung, mengatakan api menyebar karena:
- Puing-puing terbakar
- Material perancah bambu
- Hembusan angin kuat
Membuat api merambat ke 7 gedung sekaligus.
Warga & Relawan Bantu Korban
Menurut BBC, warga setempat bernama Mr. Ho dan teman-temannya memberikan:
- Selimut
- Pakaian hangat
- Kebutuhan dasar
Mereka menyebut pemerintah “tidak kompeten” dan menyatakan kesedihan mendalam atas tragedi tersebut.
Informasi Tambahan dari Reuters
Wang Fuk Court terdiri dari 8 gedung hunian, sekitar 2.000 unit, dengan 4.600 penduduk.
Renovasi besar dimulai Juli tahun lalu, dijadwalkan selesai Maret–Juni tahun depan.
Sekolah-sekolah Ditutup
Departemen Pendidikan Hong Kong mengumumkan beberapa sekolah di Distrik Tai Po akan libur pada 27 November 2025. (Hui)
Sumber : NTDTV.com


