EtIndonesia. Kebakaran besar melanda beberapa menara apartemen tinggi Wang Fuk Court di Tai Po, New Territories, Hong Kong, pada 26 November 2025. Hingga 28 November pukul 15.00 jumlah korban tewas telah mencapai 128 orang, termasuk seorang petugas pemadam kebakaran berusia 37 tahun serta dua pekerja rumah tangga asal Indonesia.
Selain itu, terdapat 76 orang luka-luka. Sekitar 200 orang masih belum diketahui kondisinya, termasuk 89 jenazah yang belum dapat diidentifikasi. Dinas Pemadam Kebakaran menyatakan bahwa pemadaman dan operasi penyelamatan sepenuhnya selesai pada 28 November pukul 10:18 pagi.
Kebakaran terjadi di kompleks perumahan Wang Fuk Court di Tai Po, New Territories. Diperkirakan api bermula dari perancah bambu di bagian luar gedung, kemudian merambat dengan sangat cepat. Pada pukul 15:02, level peringatan kebakaran ditingkatkan menjadi level 3; pukul 15:34 menjadi level 4; dan pada pukul 18:22 menjadi level 5. Rekaman menunjukkan tujuh blok menara dilalap api.
Departemen Pemadam Kebakaran Hong Kong mengerahkan 2.311 petugas dan 12 petugas pemadam terluka dalam tugas.

Pembaruan Bergulir
Kematian Meningkat Menjadi 128 Orang
【28 November 15:00】
Kebakaran telah menyebabkan 128 kematian: 108 jenazah ditemukan di lokasi, 4 meninggal di rumah sakit, dan 16 jenazah hangus masih berada di dalam gedung.
Dari total korban tewas, baru 39 orang yang berhasil diidentifikasi. Polisi menerima 467 laporan orang hilang (beberapa duplikasi). Dari laporan tersebut, diketahui:
- 39 orang yang hilang telah dipastikan tewas,
- 35 ditemukan selamat dan sedang dirawat di rumah sakit,
- 110 orang dinyatakan aman,
- Sekitar 200 orang masih belum diketahui kondisinya, termasuk 89 jenazah yang belum diidentifikasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Hong Kong, Andy Yeung Yan-kin, mengatakan operasi pemadaman dan penyelamatan selesai pada 10:18 pagi, melibatkan:
- 391 mobil pemadam,
- 185 ambulans,
- 2.311 petugas pemadam & paramedis,
- 12 petugas pemadam terluka.
【28 November 11:20】

Otoritas Hong Kong mengatakan jumlah kematian naik menjadi 94 orang, termasuk seorang petugas pemadam. Api hampir sepenuhnya padam, dan tim penyelamat kini menyisir gedung-gedung hangus untuk mencari lebih dari seratus orang hilang.
Diperkirakan petugas akan meledakkan pintu semua unit di 7 menara untuk memastikan tidak ada orang tertinggal.
Wakil Direktur Pemadam Kebakaran (Operasi), Chan Hing-yung, mengatakan pemadaman sudah hampir selesai; hanya 4 unit yang masih terbakar. Mereka akan melanjutkan pencarian hingga semua unit dibuka.
【28 November 00:50】Vatican: Paus Mendoakan Para Korban
Menurut BBC, Vatikan mengirimkan telegram belasungkawa kepada Uskup Hong Kong, mewakili Paus Leo XIV, menyatakan dukungan spiritual bagi para korban dan berdoa bagi para petugas penyelamat serta orang-orang yang hilang.
Korban Tewas Naik Menjadi 83 Orang
【28 November 00:31】
- 12 luka kritis
- 28 luka parah
- 17 stabil
- 21 orang telah keluar dari rumah sakit
【28 November 00:08】
Pemadam Kebakaran:
- 83 tewas (termasuk 1 petugas pemadam)
- 76 orang terluka
Api Masih Menyala Lebih dari 24 Jam
【27 November 21:00】
Beberapa unit masih terbakar hebat; petugas pemadam terus menyiram air.
Korban Tewas Naik Menjadi 65 Orang

【27 November 20:30】
- 12 kritis
- 29 parah
- 16 stabil
- 20 diperbolehkan pulang
Pemadam Kebakaran:
- 65 tewas
- 70 terluka
- 1 petugas pemadam tewas
- 10 petugas terluka
- Sekitar 50 staf rumah sakit kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran
80 Orang Dibawa ke Rumah Sakit

【27 November 18:25】
- 12 kritis
- 28 parah
- 18 stabil
- 18 keluar RS
Industri Konstruksi: Tiga Faktor Penyebab Bencana
Sejumlah pakar mengatakan tiga faktor utama menyebabkan kebakaran sangat parah:
- Perancah bambu mudah terbakar dan diduga belum memakai jaring penahan api.
- Angin kuat menyebabkan api merambat ke tujuh menara sekaligus.
- Material luar gedung diduga tidak memenuhi standar dan sangat mudah terbakar.
Petugas pemadam mengatakan material pada dinding luar “tidak normal” dan lebih mudah terbakar dibanding material standar. Sampel sedang diuji.
Hong Kong Housing Society
Menyediakan ±400 unit hunian sementara bagi warga terdampak. Hotline 24 jam: 2838 1393
Departemen Kesejahteraan Sosial
Mengirim pekerja sosial, psikolog klinis, dan tim medis untuk membantu korban di shelter dan rumah sakit. Banyak sekolah di Distrik Tai Po diliburkan.
Korban Luka
【27 November 11:35】
71 orang dirawat: 17 kritis, 27 parah, 19 stabil dan 8 keluar dari Rumah Sakit.
Korban Tewas Naik ke 44
【27 November 06:00】
- 40 tewas di lokasi
- 4 meninggal di RS
- 45 luka parah
Polisi Menangkap 3 Orang
【27 November 04:06】
Tiga pria berusia 52–68 tahun, dari perusahaan kontraktor pemeliharaan gedung, ditangkap atas dugaan “pembunuhan karena kelalaian”.
Temuan Material Bangunan Diduga Tidak Sesuai
Petugas menemukan material luar gedung yang “lebih mudah terbakar” dari standar. Saat ini penyelidikan besar-besaran telah dimulai.
Warga Menyalahkan Pemerintah
Warga lokal yang membantu distribusi selimut dan pakaian mengatakan kepada BBC: “Pemerintah tidak kompeten. Hati kami benar-benar hancur.” (Hui/asr)
Dilaporkan oleh Jin Hong/Diedit oleh Wen Hui


