Sejak akhir pekan lalu, badai musim dingin yang kuat melanda sebagian besar wilayah Amerika Serikat. Di banyak daerah di Midwest atau wilayah bagian Tengah-Barat dan sekitar danau-danau Besar, curah salju mencapai 30,48 cm dan sejumlah besar penerbangan dibatalkan. Ini mengacaukan rencana perjalanan pulang liburan banyak warga Amerika.
Hal yang paling mengejutkan para ahli cuaca, tahun ini sama sekali tidak ada badai topan (hurricane) yang mendarat di daratan utama AS—hal ini merupakan yang pertama kali dalam lebih dari satu dekade. Selain itu, dengan turunnya pusaran kutub ke selatan dalam minggu mendatang, lebih dari 200 juta penduduk di wilayah tenggara AS diperkirakan akan mengalami cuaca sangat dingin
EtIndonesia. Sejak Sabtu lalu, wilayah di sepanjang Danau Michigan telah mencatat akumulasi salju lebih dari satu kaki. Di seluruh Midwest, salju terus turun sepanjang malam, dan hingga Minggu, banyak daerah telah menerima 6–12 inci salju.
Pada Minggu pagi, Chicago mengalami badai salju dengan ketebalan lebih dari 8,5 inci. Kecepatan angin sempat mencapai 35 mil per jam, membuat jarak pandang sangat terbatas dan kondisi berkendara menjadi sangat berbahaya.
Lalu lintas udara juga terdampak parah. Menurut data FlightAware, pada Minggu lebih dari 1.600 penerbangan di seluruh AS mengalami keterlambatan, dan 488 penerbangan lainnya dibatalkan. Bandara Internasional O’Hare di Chicago menjadi yang paling terdampak.
Di Des Moines, ibu kota negara bagian Iowa, terjadi insiden sebuah pesawat Delta Air Lines tergelincir keluar dari landasan karena landasan yang membeku. Beruntung tidak ada korban luka.
Di seluruh wilayah Midwest, terjadi banyak kecelakaan lalu lintas terkait cuaca buruk. Polisi negara bagian Indiana melaporkan bahwa pada Sabtu, di Interstate 70 wilayah selatan Indianapolis, terjadi tabrakan beruntun melibatkan 45 kendaraan, sehingga jalan tersebut sempat ditutup.
Setelah badai salju ini mulai menjauh dari daratan AS, sistem badai baru diperkirakan terbentuk pada Senin (1 Desember), dan pada Selasa (2 Desember) akan menyapu Pantai Timur AS, membawa salju lebat ke wilayah Atlantik Utara dan New England, serta hujan deras ke wilayah tenggara.
Ahli cuaca memperkirakan bahwa di wilayah Lower Hudson Valley, New York, pada Selasa akan turun 3–5 inci salju. Di bagian barat laut New Jersey, kemungkinan turun 1–3 inci salju. Pada saat yang sama, pusaran kutub diperkirakan mulai bergerak ke selatan minggu ini, sehingga sekitar 235 juta penduduk AS akan mengalami suhu di bawah titik beku.
Secara keseluruhan, jumlah badai tahun ini jauh lebih sedikit dibanding tahun lalu. Meskipun tidak ada badai topan yang mendarat di daratan AS, beberapa badai hebat dan banjir besar tetap terjadi tahun ini, memaksa ribuan keluarga mengungsi. (Hui/asr)
Laporan dari Jurnalis Liu Jiajia, NTD Amerika Serikat


