Aksi Nekat Pencuri Selandia Baru Telan Perhiasan Mewah, Polisi Lacak Lewat Cara ‘Alami’ yang Mengejutkan!

Baru-baru ini, seorang pria di Selandia Baru mencoba mencuri sebuah liontin bertatahkan berlian. Ia ditangkap polisi, sementara perhiasan yang telah ia telan berhasil diambil kembali oleh polisi dengan apa yang mereka sebut sebagai “cara alami”.

EtIndonesia. Laporan Associated Press (AP) pada 28 November menyebutkan polisi menangkap seorang pria berusia 32 tahun di sebuah toko perhiasan Partridge di pusat kota Auckland. Pria tersebut diduga menelan sebuah liontin telur Fabergé (Fabergé egg locket) senilai 28.775 dolar AS atau sekitar Rp 480 juta. 

Berdasarkan keterangan di situs web perhiasan tersebut, telur Fabergé yang diberi nama “Octopussy” ini dihiasi 60 berlian putih dan 15 batu safir. Saat dibuka, di dalamnya terdapat miniatur gurita dari emas 18 karat.

Pria tersebut dihadapkan ke pengadilan sehari setelah penangkapannya, namun tidak menyatakan pembelaan atas dakwaan pencurian. Sejak itu, ia ditahan oleh polisi, dengan petugas yang berjaga dan mengawasinya selama 24 jam bergiliran, sambil menunggu munculnya barang bukti.

Pada Kamis  (4 Desember) malam, liontin tersebut akhirnya ditemukan. Polisi menyatakan bahwa setelah enam hari pengawasan ketat, tanpa intervensi medis, liontin itu keluar secara alami dari saluran pencernaan tersangka.

Pada Jumat (5 Desember), Kepolisian Selandia Baru merilis sebuah foto yang memperlihatkan tangan bersarung yang memegang liontin tersebut beserta rantai emas panjangnya. Label harga yang masih utuh menunjukkan nilai perhiasan itu sebesar 33.000 dolar Selandia Baru (sekitar 28.775 dolar AS).

Pria tersebut kini didakwa atas tindak pencurian dan dijadwalkan hadir di Pengadilan Distrik Auckland pada Senin depan (8 Desember).

Fabergé adalah perusahaan perhiasan terkenal dunia yang berdiri lebih dari dua abad lalu di Rusia, dan dikenal dengan telur-telur hias yang dibuat dari batu permata serta logam mulia. Liontin telur “Octopussy” yang dicuri ini terinspirasi dari film James Bond tahun 1983 dengan judul yang sama, yang mengisahkan pencurian telur Fabergé yang direncanakan secara cermat.

Menurut dokumen tuntutan yang ditelusuri oleh BBC, pria tersebut juga dituduh bulan lalu mencuri sebuah iPad dari toko perhiasan yang sama, serta keesokan harinya mencuri pasir kucing dan obat pembasmi kutu senilai 100 dolar Selandia Baru dari sebuah rumah pribadi. (Hui)

Diterjemahkan dan disusun oleh reporter Jin Jing /Lin Qing

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine