Ketegangan Meningkat Saat Jerman Loloskan UU Wajib Militer untuk Merekrut Pria dan Wanita  


EtIndonesia. Seiring meningkatnya ketegangan antara Eropa dan Rusia, pada Jumat (5 Desember) Jerman meloloskan undang-undang wajib militer. Namun, rancangan undang-undang ini memicu kontroversi dan aksi protes mogok sekolah oleh para pelajar di sekitar 90 kota.

Hasilnya : “323 suara setuju, 272 menolak, 1 abstain.”

Undang-Undang Modernisasi Sistem Wajib Militer yang baru disahkan ini mengharuskan mulai Januari tahun depan, seluruh warga Jerman yang berusia 18 tahun akan menerima kuesioner survei mengenai kesediaan mereka untuk bergabung dengan militer. Ke depannya, sistem ini berpotensi berubah dari sukarela menjadi wajib.

“Jika jumlah relawan tidak mencukupi, dan jika situasi ancaman terus berkembang atau memburuk, maka kami tidak memiliki pilihan selain menerapkan wajib militer secara sebagian demi melindungi negara.”

Pada hari undang-undang tersebut disahkan, terjadi aksi mogok sekolah di sekitar 90 kota. Banyak pelajar dan anak muda berkumpul di depan gedung parlemen di Berlin untuk berunjuk rasa, sambil mengangkat spanduk bertuliskan “Larangan Wajib Militer”.

Saat ini, Angkatan Bersenjata Federal Jerman (Bundeswehr) memiliki sekitar 182.000 personel, dengan target meningkat menjadi 260.000 personel pada awal 2030-an, ditambah 200.000 tentara cadangan.

“Jika kita kekurangan orang-orang yang memahami nilai kebebasan, perdamaian, dan keadilan—terutama generasi muda—maka semua persenjataan dan perlengkapan militer tidak akan ada artinya.”

Rencana ini disetujui oleh kabinet Kanselir Jerman Merz pada Agustus tahun ini, dengan tujuan memperluas kekuatan angkatan darat serta memenuhi target pertahanan NATO guna mencegah potensi invasi Rusia.

Pada November lalu, Prancis juga mulai melatih warga yang secara sukarela mendaftar menjadi tentara. Eropa kini berpacu untuk memenuhi target yang ditetapkan Amerika Serikat. Baru-baru ini, lima sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa jika hingga 2027 Eropa masih belum mencapai kemampuan pertahanan konvensional, Amerika Serikat mungkin akan menarik diri dari sebagian mekanisme pertahanan NATO. (Hui/asr)

Laporan gabungan wartawan NTD: An Qi dan Jiang Diya

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine