Maskapai Penerbangan Terbesar India, IndiGo Kacau, 500 Penerbangan Dibatalkan Hingga Penumpang Frustasi

Pada  Jumat (5/12/2025), maskapai penerbangan terbesar India, IndiGo, membatalkan sekitar 500 penerbangan domestik. Ini merupakan hari keempat berturut-turut IndiGo melakukan pembatalan penerbangan dalam skala besar, menyebabkan ribuan penumpang terlantar di bandara.

EtIndonesia. Sekitar 500 penerbangan IndiGo di Bandara Delhi, Bandara Chennai, dan bandara lainnya dibatalkan pada Jumat (5/12/2025). Ribuan orang terpaksa menunggu, sehingga suasana hati para penumpang terdampak.

“Di depan saya ada sekitar 200 orang. Tidak ada satu pun staf yang membantu, sama sekali tidak ada yang mengurus. Saya turun ke area pengambilan bagasi untuk mencari informasi, tapi tetap tidak ada yang membantu. Di internet tidak ada informasi tentang penundaan penerbangan, dan aplikasi juga tidak menampilkan apa pun,” kata seorang penumpang India, Shiva. 

Pihak IndiGo menyatakan bahwa pembatalan penerbangan disebabkan oleh perencanaan jadwal pilot yang tidak memadai serta belum sepenuhnya beradaptasi dengan peraturan baru.

Namun, kalangan politik India menilai kekacauan ini terjadi karena IndiGo mengurangi perekrutan pilot demi menghemat biaya.

“Dari yang saya ketahui, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil telah berulang kali memperingatkan maskapai-maskapai mengenai berbagai aturan baru terkait sistem penjadwalan dan jam kerja. Ini berarti maskapai harus merekrut lebih banyak pilot,” ujar pemimpin oposisi India, Shashi Tharoor. 

Tahun lalu, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India mengeluarkan peraturan baru yang mewajibkan penyesuaian bertahap waktu istirahat minimum awak pesawat pada bulan Juli dan November tahun ini.

Waktu istirahat mingguan yang sebelumnya 36 jam ditingkatkan menjadi 48 jam. Selain itu, pilot hanya diperbolehkan melakukan dua kali pendaratan malam per minggu, jauh lebih rendah dibanding aturan sebelumnya yang mengizinkan enam kali.

IndiGo menyatakan bahwa pemulihan operasional penuh diperkirakan baru tercapai pada 10 Februari tahun depan. Perusahaan tidak menjelaskan kapan pembatalan penerbangan besar-besaran setiap hari akan berakhir.

Namun, otoritas terkait telah sementara membebaskan IndiGo dari penerapan aturan jaga malam pilot yang lebih ketat, sehingga situasi mungkin akan membaik.

IndiGo menguasai sekitar 60% pangsa pasar penerbangan India. Pada hari Jumat, harga saham perusahaan turun hampir 3%, sehingga penurunan kumulatif minggu ini melebar menjadi 10,3%. (Hui)

Laporan gabungan wartawan New Tang Dynasty TV, An Qi dan Liu Fang.

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine