Beredar kabar bahwa seorang perempuan berusia dua puluhan di Tiongkok—korban vaksin COVID-19 —telah lama menderita penyakit parah. Karena pihak berwenang ingkar janji dan tidak menepati perjanjian pengobatan, ia meninggalkan surat wasiat lalu mencoba menerobos Zhongnanhai (komplek dan kantor pusat partai komunis Tiongkok di Beijing). Hingga kini, ia dilaporkan hilang kontak.
EtInonesia. Pada 5 Desember 2025, sebuah surat wasiat beredar di grup daring pembelaan hak korban vaksin COVID-19. Penulisnya bernama Sun Nala, belum genap 30 tahun. Dalam surat itu, ia menyebutkan bahwa setelah menerima vaksin COVID-19 Wuhan Bio pada 2021, ia menderita lupus eritematosus sistemik, mengalami kerusakan multi-organ. Biaya pengobatannya telah melampaui 550.000 yuan (Rp 1,29 M). Saat ini ia membutuhkan sekitar 15.000 yuan (Rp 35,25 juta) per bulan untuk perawatan.
Ia menulis bahwa penderitaannya membuat hidup terasa lebih buruk dari kematian, dan keluarganya telah terlilit hutang besar. Pada 2024, pihak berwenang sempat menandatangani perjanjian jangka panjang dengannya, berjanji menanggung sebagian biaya medis bulanan, namun kini janji itu tak pernah ditepati. Ia juga mengungkapkan bahwa akses dan perjalanannya untuk berobat dibatasi oleh pihak berwenang, sehingga ia kehilangan keberanian untuk terus hidup.

Dalam sebuah tangkapan layar percakapan, Sun Nala menulis: “Setelah bertemu pimpinan, saya akan mencari tempat dan meninggal dengan diam-diam.”


Pada hari yang sama (5 Desember), beredar kabar bahwa setelah mengumumkan surat wasiatnya, ia dibawa ke Kantor Polisi Fuyoujie pada sore hari. Keberadaannya kini tidak diketahui dan kontak terputus.
Sebelumnya, pada 1 Desember, grup pembelaan hak juga menyebarkan video yang direkam Sun Nala di sebuah hotel di Beijing, yang menunjukkan polisi Beijing berupaya membawanya secara paksa ke kantor polisi. Diduga, karena statusnya sebagai aktivis pembela hak korban vaksin, ia dimasukkan ke dalam daftar “penjagaan stabilitas”, sehingga geraknya dibatasi saat berada di Beijing. (Hui)
孙娜啦接种新冠疫苗前后对比,清纯美女变成了激素包子脸,头发掉光露出头皮,牙齿也掉了,多器官损伤,怎么能不恨呢,年纪轻轻被搞的一身病,我不是不理解当时是疫情需要才要我接种新冠疫苗,我也不是要赔偿我只要要活下去,我希望他们死了下去地狱,天天被油炸! pic.twitter.com/LIXR6GKeCc
— 疫苗之殇 (@yimiaozhishang) December 5, 2025


