EtIndonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru tentang korban jiwa dan dampak akibat banjir serta tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat per Senin (8/12/2025).
Data Dashboard penanganan darurat di website BNPB menyebutkan, sebanyak 961 jiwa meninggal dunia, 293 hilang dan 5.000 jiwa terluka.
Rincian korban jiwa per Provinsi adalah :
- Aceh : 389 Jiwa meninggal dunia, 62 Hilang, dan 4.300 warga luka-luka
- Sumatera Utara : 338 jiwa meninggal dunia, 136 hilang, dan 650 luka-luka
- Sumatera Barat : 234 jiwa meninggal, 95 hilang, dan 113 luka-luka
Adapun data per Kabupaten/Kota menunjukkan Kabupaten Agam di Sumatera Barat mencatatkan 179 jiwa meninggal dunia. Kemudian Aceh Utara 138 jiwa meninggal dunia, Tapanuli Tengah mencatatkan 110 korban meninggal dunia dan Tapanuli Selatan 85 jiwa meninggal dunia.
Data yang dipublikasikan oleh BNPB juga menyebutkan, sebanyak 52 Kabupaten/Kota terdampak akibat bencana tersebut.
Jumlah pengungsi hampir 1 juta jiwa dengan angka tertinggi di Aceh Utara 299,5 ribu jiwa dan Aceh Tamiang 269,1 ribu jiwa.
Bencana hidrometeorologi itu juga berdampak kerusakan terhadap sejumlah fasilitas publik di tiga Provinsi ini. Rinciannya, 157,6 ribu rumah rusak, 1.200 fasilitas umum, 199 fasilitas kesehatan, 534 fasilitas pendidikan, 425 rumah ibadah, 234 gedung dan perkantoran, dan 497 jembatan. (asr)


