Pada 7 Desember 2025, sutradara Zhang Yongjin dan produser Song Meixin dari film dokumenter pemenang penghargaan “State Organs” hadir dalam pemutaran film di Vancouver, Kanda untuk berdialog dengan penonton mengenai kejahatan sistematis pengambilan organ hidup yang dilakukan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) terhadap praktisi Falun Gong, sebagaimana diungkap dalam film tersebut.
Para penonton merasa sangat terkejut dan marah, dan banyak diantaranya menyerukan agar lebih banyak orang memperhatikan kebenaran serta memberikan dukungan kepada praktisi Falun Gong. Kepala Kantor Ekonomi dan Kebudayaan Taipei di Vancouver, Liu Lixin, dalam wawancara menyatakan bahwa penganiayaan semacam ini melanggar hak asasi manusia dan bahwa masyarakat internasional harus menaruh perhatian serta menekan PKT agar memperbaiki situasi tersebut.
EtIndonesia. Pada 7 Desember 2025 sutradara dan produser “State Organs” secara langsung menghadiri pemutaran film lainnya di Vancouver, Kanada. Ia berdiskusi dengan penonton mengenai isu-isu sosial yang ditampilkan dalam film.
“Ini adalah salah satu peristiwa paling serius dalam sejarah Tiongkok selama 25 tahun terakhir. Saya berharap melalui sudut pandang para korban dan keluarga mereka, penonton dapat melihat dan merasakan apa yang telah mereka alami, serta berdoa agar kekejaman seperti ini tidak pernah terulang lagi,” ujar Sutradara “State Organs”, Zhang Yongjin.
Seorang penonton Jiang Xiaofei berkata: “Saya sangat berterima kasih kepada sutradara ini. Dia sangat berani menampilkan pengalaman langsung seperti ini dalam bentuk film, sehingga lebih banyak orang bisa mengetahuinya.”

“State Organs” mengungkap kejahatan sistematis pengambilan organ hidup yang dipimpin oleh PKT melalui banyak kesaksian langsung, terutama yang menyasar praktisi Falun Gong. Tirai hitam yang dibuka oleh film ini membuat para penonton di lokasi sangat terguncang.
Penonton Fang Meihua mengatakan: “Bagaimana bisa melakukan hal seperti ini, memperlakukan nyawa manusia seperti rumput liar. Semua yang dilakukan PKT adalah demi mempertahankan kekuasaannya sendiri.”
Penonton Zhang Yun berkata: “Sangat mengguncang. Nyawa yang hidup begitu saja dirampas. Rasanya sangat mengerikan.”
Penonton Lü Dan mengatakan: “Lebih mengejutkan daripada yang saya bayangkan. Kita perlu membangunkan sesama saudara sebangsa di dunia domestik yang sudah dingin dan mati rasa. Film ini sangat diperlukan. Sangat berharga bagi lebih banyak orang Tionghoa untuk melihat dokumenter nyata seperti ini. Benar-benar perlu ada orang yang bersuara.”
Setelah menonton film, para penonton berharap kebenaran ini dapat disebarluaskan lebih luas, mengungkap kejahatan PKT, serta membantu rakyat Tiongkok yang menjadi korban.
Kepala Kantor Ekonomi dan Kebudayaan Taipei di Vancouver, Liu Lixin, mengatakan:
“Penganiayaan terhadap penganut Falun Gong oleh PKT benar-benar merupakan tindakan yang sangat melanggar hak asasi manusia dan tidak berperikemanusiaan. Kami berharap masyarakat internasional dapat memberi perhatian dan mendorong PKT agar mengubah kondisi ini.”
Produser “States Organs”, Song Meixin, mengatakan: “Ratusan ribu hingga jutaan keluarga Tiongkok kehilangan anak-anak mereka yang muda dan sehat akibat kejahatan negara ini. Luka dan penderitaan mereka seharusnya dikenang oleh dunia.”
Penonton Jury mengatakan: “Setelah menonton hari ini, saya semakin memahami kejahatan-kejahatan Partai Komunis. Mereka telah menghancurkan tak terhitung banyak keluarga yang tidak bersalah. Saya menyerukan agar lebih banyak orang mengungkap kejahatan mereka.”
Pendiri dan direktur ‘Treasure Island Frog Language’ sekaligus penyelenggara acara, Yen Liao, mengatakan: “Sebisa mungkin memberi lebih banyak tekanan terhadap PKT di tingkat internasional, menyampaikan isi kebenaran kepada semua orang di sekitar kita, terus memperluas pengaruh, dan pada akhirnya membantu lebih banyak orang yang masih menderita di Tiongkok.” (Hui)
Laporan wawancara oleh jurnalis New Tang Dynasty Television Lin Xi dan Li Wei, Kanada.


