Pada 8 Desember, seorang pria di Weinan, Provinsi Shaanxi, secara tak terduga bertemu seekor kuntul putih yang “tahu tata krama” saat sedang memancing. Kuntul tersebut berdiri di samping seorang bapak selama hampir setengah hari. Di depannya ada baskom berisi ikan hasil pancingan, tetapi burung itu tidak mencuri maupun berebut. Ia baru makan ketika sang bapak secara aktif memberinya ikan.
EtIndonesia. Seorang warganet mengunggah video yang memperlihatkan beberapa orang sedang memancing di tepi sebuah kolam. Salah satunya, seorang bapak yang mengenakan jaket gelap, mendapat hasil yang cukup banyak; disampingnya terdapat baskom kecil berisi beberapa ekor ikan.
Yang menarik, seekor kuntul putih berdiri dengan tenang di samping bapak tersebut. Di depannya ada baskom berisi ikan, namun burung itu tidak mengambil satu pun ikan, melainkan hanya menunggu dengan tenang.
Pria yang merekam video berkata: “Benar-benar tahu tata krama. Kalau tidak diberi, dia tidak makan. Padahal di depannya ada ikan di baskom itu, tapi dia sama sekali tidak menyentuhnya.”
Melihat kuntul itu begitu sopan, sang bapak pun mengeluarkan ponselnya untuk merekam, lalu mengambil seekor ikan dari baskom dan melemparkannya ke tanah untuk diberikan kepada kuntul.
Begitu diberi ikan, kuntul putih itu baru makan dengan tenang dan menelan ikan tersebut dalam sekali suap.
懂事的白鷺不偷不搶,站在釣魚人旁邊等著投餵。 pic.twitter.com/gPogc6Cudl
— ying tang (@yingtan04410735) December 9, 2025
Melihat pemandangan harmonis antara pemancing dan kuntul putih itu, pria yang merekam video pun memuji, “Ini benar-benar hebat!”
Video kuntul putih yang menunggu diberi makan oleh pemancing itu memicu perbincangan hangat dan meraih lebih dari 150 ribu tanda suka. Banyak warganet bercanda:
“Kalau ada kuntul ikut, itu pertanda baik. Dia tahu siapa yang tidak akan pulang dengan tangan kosong.”
“Kuntul: keliling sebentar, cuma dia yang tidak ‘zonk’.”
“Burung itu punya naluri. Terakhir kali saya memancing juga ada seekor kuntul. Dia hanya makan kalau saya beri. Setelah makan, dia bertengger di pohon belakang menunggu. Saya sengaja menaruh ember ikan agak jauh, tapi dia tidak menyentuh ikan di ember. Kalau saya dapat ikan kecil, dia langsung terbang turun dari pohon. Kalau ikan agak besar, dia tidak bereaksi, tahu itu bukan untuknya. Hanya makan kalau saya lemparkan ikan. Menemani saya seharian penuh.”
Ada juga warganet yang bercanda: “Zaman sekarang bahkan kuntul pun memilih ‘rebahan’, lalu apa alasan saya masih harus berjuang?” (Hui)
oleh Luo Tingting / Fan Ming


