EtIndonesia. Dalam sebuah pertandingan final perebutan gelar juara tinju kelas berat, Muhammad Ali—sang legenda—terus tertekan selama 12 ronde pertama. Dia dihajar habis-habisan: sudut matanya robek, darah mengalir dari hidungnya, dan kondisi fisiknya terlihat sangat buruk. Hampir semua penonton yakin Ali akan kalah.
Saat istirahat di sudut ring, pelatihnya bertanya: “Apa kamu ingin menyerah saja?”
Ali menjawab tegas: “Pertanyaan seperti itu seharusnya kamu ajukan setelah pertarungan selesai.”
Di waktu istirahat yang singkat itu, Ali membayangkan berulang-ulang bagaimana dirinya menjatuhkan lawannya—bagaimana lautan manusia bersorak untuknya, bagaimana dia berdiri sebagai pemenang.
Dia terus menggumamkan kalimat penyemangat, “Aku yang terkuat.”
Keajaiban Itu Terjadi di Ronde ke-13
Ketika bel ronde berikutnya berbunyi, Ali bangkit dengan energi baru. Dia kembali menunjukkan aura seorang juara. Pukulan-pukulannya kembali bertenaga dan ritmenya kembali tajam. Perlahan-lahan, dia membalikkan keadaan dan membuat lawannya kewalahan.
Hingga akhirnya, dengan satu pukulan hook yang keras dan tepat sasaran, Ali menjatuhkan lawannya dan memenangkan pertandingan.
Pesan Inspiratif
Imajinasi memiliki kekuatan yang sangat besar.
Banyak orang besar memulai langkah mereka dari bayangan jelas tentang diri mereka yang berhasil. Mereka adalah orang biasa, tetapi karena mampu menyalakan potensi batin melalui gambaran mental yang kuat, mereka akhirnya meraih prestasi luar biasa.
Semakin detail kamu membayangkan keberhasilanmu— semakin kuat keyakinanmu terbentuk— dan semakin besar kemungkinan kamu benar-benar mencapainya.
Hukum terpenting untuk menciptakan hidup yang hebat adalah: Hidupmu akan terwujud sesuai dengan imajinasi dan gambaran yang kamu ciptakan tentang dirimu sendiri.(jhn/yn)


