EtIndonesia. Seorang manajer umum ingin memilih satu orang dari tiga kandidat terbaik untuk menjadi asistennya. Dia sudah menimbang-nimbang berkali-kali, namun tetap tidak dapat mengambil keputusan. Akhirnya, dia memutuskan membawa ketiga kandidat itu berburu, untuk melihat cara mereka bereaksi di lapangan.
Setelah tiba di lokasi dan semua persiapan selesai, sebelum berburu dimulai, manajer itu bertanya kepada mereka: “Menurut kalian, apa yang kalian lihat?”
- Kandidat pertama berkata: “Saya melihat padang rumput yang luas, langit biru, awan putih, dan seekor kelinci liar yang sedang berlari.”
- Kandidat kedua menjawab: “Saya melihat Anda, para rekan kerja, pemandangan indah di depan mata, kelinci liar yang berlari, serta bebek liar di air.”
- Kandidat ketiga dengan tenang berkata: “Saya hanya melihat kelinci liar.”
Setelah kembali ke perusahaan, manajer tersebut langsung menetapkan kandidat ketiga sebagai asistennya. Waktu membuktikan keputusannya tepat—kandidat ketiga bekerja dengan sangat baik dan segera mendapatkan promosi.
Pesan moral:
Saat menghadapi persoalan atau menjalankan tugas, kita harus mampu menangkap inti persoalan dan memusatkan tenaga pada hal yang paling penting. Jika kita tidak membedakan mana yang utama dan mana yang sekunder, atau gagal melihat pusat masalah, kita tidak akan mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik.
Kandidat ketiga unggul karena dia mampu fokus pada sasaran utama. Dan sering kali, perbedaan antara sukses dan gagal terletak pada perbedaan pusat perhatian dalam memilih prioritas.(jhn/yn)


