EtIndonesia. Stratolaunch ROC adalah pesawat berbadan ganda yang memiliki bentang sayap terpanjang yang pernah diterbangkan, yaitu 117 m, menjadikannya jauh lebih lebar dari lapangan sepak bola 91 m.
Dijuluki ROC, diambil dari nama burung mitos raksasa yang mampu membawa gajah dengan cakarnya, Stratolaunch Model 351 adalah keajaiban teknik yang unik. Awalnya dirancang untuk membawa roket peluncuran udara ke orbit (ALTO), kemudian diubah fungsinya untuk menawarkan pengujian penerbangan hipersonik peluncuran udara setelah kematian salah satu pendiri Microsoft, Paul Allen, yang juga merupakan salah satu pendiri Scaled Composites, pembuat ROC.
Terlihat seperti dua jet yang menyatu, Stratolaunch ROC adalah pemandangan yang mengesankan. Masing-masing dari dua badan pesawatnya memiliki panjang 73 m dan ditopang oleh 12 roda pendaratan utama dan dua roda pendaratan depan, sehingga totalnya ada 28 roda. Rentang sayap gabungan dari kedua badan pesawat ini mencapai 117 m, menjadikan ROC lebih lebar dari lapangan sepak bola Amerika 91 m.
Menariknya, pilot, kopilot, dan teknisi penerbangan berada di kokpit badan pesawat sebelah kanan, sementara sistem data penerbangan berada di badan pesawat sebelah kiri, yang sepenuhnya tanpa awak. Pesawat besar ini ditenagai oleh enam mesin Pratt & Whitney PW4056 yang mampu menghasilkan daya dorong 56.750 lbf (252,4 kN) per mesin.
Roket Stratolaunch ROC membutuhkan landasan pacu sepanjang 3.700 m untuk lepas landas, dan mampu membawa muatan dengan berat hingga 250 ton, 10% lebih berat dari beratnya sendiri yaitu 227 ton.
Diperkenalkan pada tahun 2011 sebagai prototipe, Stratolaunch ROC melakukan penerbangan perdananya pada tahun 2019 dan telah melakukan total 24 penerbangan sejak saat itu.(yn)


